Menurutnya, publik tetap berhak tahu apakah bailout BCA kala itu benar-benar ditujukan untuk menyelamatkan sistem perbankan nasional, atau justru hanya melindungi kepentingan segelintir konglomerat.
Baca Juga: Ekspor Indonesia ke AS Melonjak, Sawit hingga Karet Kini Bebas Tarif, Begini Kata Airlangga Hartarto
Meski fundamental BCA saat ini masih kuat dengan laba bersih yang tumbuh dua digit, Fauzan menilai sentimen pasar menunjukkan tanda-tanda kerentanan.
Saham BBCA sempat tertekan akibat aksi jual investor asing yang nilainya mencapai triliunan rupiah.
“BCA memang bank sejuta umat. Tapi dengan tekanan pasar yang terjadi sekarang, saya melihat BCA sedang berada di titik kritis,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Isi Saldo GoPay Tanpa Ribet! Begini Caranya Lewat BCA Mobile dan ATM BCA
Kapan BRI, BCA, Mandiri, Pegadaian Buka? Cek Jadwal 2 Januari 2025 di Sini
Ingin Jadi Nasabah BCA Prioritas? Pastikan Saldo Anda Cukup untuk Masuk Kelas Eksklusif Ini!
Mengulas Kontroversi BLBI BCA, Penjualan Saham, Kerugian Negara, dan Peran Investor Asing
Ekonom Senior Desak Pemerintah Evaluasi Skandal BLBI dan Subsidi Rekap BCA
BCA Klarifikasi Isu Akuisisi 51 Persen Saham di Era Megawati, Fakta vs Isu