Meski bukan tanaman air, kratom mampu bertahan meski lahan sesekali tergenang air.
Baca Juga: Prabowo Turun ke Lapangan Usai Timnas Kalahkan China, Ini Momen Kebersamaannya
Di Kapuas Hulu, masyarakat banyak menanam kratom di halaman rumah, sementara budidaya skala besar dilakukan di kebun dan lahan dekat sungai.
Secara tradisional, masyarakat Malaysia dan Thailand memanfaatkan kratom untuk meredakan nyeri, relaksasi, mengatasi diare, menurunkan demam, dan mengontrol gula darah.
Di Indonesia, kratom digunakan untuk menambah stamina serta mengatasi berbagai penyakit seperti nyeri, rematik, hipertensi, asam urat, diabetes, gejala stroke, susah tidur, luka, batuk, kolesterol, hingga tipes dan menambah nafsu makan. ***
Artikel Terkait
Mengenal Tanaman Kratom: Manfaat, Risiko, dan Prospek Ekspor
Kratom Miliki Potensi Ekonomi Menggiurkan, Pemerintah Siap Atur Tata Niaga dan Legalitas
Nilai Kratom Melesat, Ekstraknya Tembus Rp90 Juta per Kilogram
Harisson: Ekspor Kratom Kalbar Dibuka, Peluang Besar Bagi Petani dan Pengusaha
Rahasia Kratom Berkekuatan Tinggi: Jenis, Dosis, dan Cara Memilih Vendor Terbaik
Kratom Indonesia, Aturan Baru yang Mengubah Prospek Ekspor dan Ekonomi Lokal