Kratom Jadi Komoditas Andalan Kalteng, Disdagperin Fasilitasi Kuota Ekspor

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 6 Juni 2025 | 19:24 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melakukan pelepasan ekspor kratom, beberapa waktu lalu.  (kemendag.go.id)
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melakukan pelepasan ekspor kratom, beberapa waktu lalu. (kemendag.go.id)

Meski bukan tanaman air, kratom mampu bertahan meski lahan sesekali tergenang air.

Baca Juga: Prabowo Turun ke Lapangan Usai Timnas Kalahkan China, Ini Momen Kebersamaannya

Di Kapuas Hulu, masyarakat banyak menanam kratom di halaman rumah, sementara budidaya skala besar dilakukan di kebun dan lahan dekat sungai.

Secara tradisional, masyarakat Malaysia dan Thailand memanfaatkan kratom untuk meredakan nyeri, relaksasi, mengatasi diare, menurunkan demam, dan mengontrol gula darah.

Di Indonesia, kratom digunakan untuk menambah stamina serta mengatasi berbagai penyakit seperti nyeri, rematik, hipertensi, asam urat, diabetes, gejala stroke, susah tidur, luka, batuk, kolesterol, hingga tipes dan menambah nafsu makan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X