Kratom Jadi Komoditas Andalan Kalteng, Disdagperin Fasilitasi Kuota Ekspor

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 6 Juni 2025 | 19:24 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melakukan pelepasan ekspor kratom, beberapa waktu lalu.  (kemendag.go.id)
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat melakukan pelepasan ekspor kratom, beberapa waktu lalu. (kemendag.go.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, PALANGKARAYA -- Tanaman kratom, yang berasal dari Asia Tenggara dan banyak tumbuh di Indonesia, Malaysia, serta Thailand, sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Tanaman ini dipercaya mampu meredakan nyeri hingga mengurangi kecemasan.

Baca Juga: Update Terbaru Ekspor Kratom Indonesia, Izin Ekspor Sudah Ada, Perdagangan Domestik Masih Abu-abu

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, mendukung pengembangan hilirisasi kratom dengan memberikan fasilitasi kuota ekspor.

Tujuannya adalah membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber penghasilan yang lebih baik.

“Pemerintah Provinsi hadir melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mendukung inovasi ini agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Rangga saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 11 April 2025.

Saat ini, kratom banyak diekspor untuk keperluan farmasi ke Amerika Serikat dan Eropa.

Baca Juga: Patrick Kluivert Tegaskan Pemain Lokal dan Diaspora Punya Kesempatan Sama di Timnas Indonesia

Produk hilir kratom dapat dikembangkan melalui sistem perkebunan yang dikelola oleh masyarakat, sehingga menciptakan lapangan kerja baru di Kalimantan Tengah.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kratom menjadi salah satu sumber penghasilan penting bagi masyarakat di Kalimantan,” tambah Rangga.

Menurut buku Kratom: Prospek Kesehatan dan Sosial Ekonomi, tanaman Mitragyna speciosa Korth, atau kratom, termasuk dalam keluarga Rubiaceae seperti kopi.

Secara morfologi, kratom memiliki batang lurus dengan kulit berwarna abu kecoklatan.

Baca Juga: Ekspor Jagung Indonesia ke Malaysia Dimulai, Prabowo Pimpin Langsung dari Bengkayang

Warna tulang daun menjadi pembeda utama, dengan dua variasi warna: hijau dan coklat kemerahan.

Kratom tumbuh subur di lahan alluvial dekat aliran sungai yang kaya bahan organik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X