Thomas Alexander turut menegaskan bahwa ICDN bukan sekadar ruang pemberdayaan bagi masyarakat Dayak, tetapi juga berperan sebagai motor transformasi dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Baca Juga: Lisa Mariana Beberkan Awal Kedekatan dengan Ridwan Kamil dan Janji Rp50 Juta
Ketua Panitia, Prof Dr Eusabinus Bunau, memperkirakan bahwa seminar akan diikuti sekitar 300 peserta, yang terdiri dari pengurus ICDN dari lima provinsi di Kalimantan, DKI Jakarta, pengurus kabupaten/kota se-Kalbar, dan para tamu undangan.
Guru besar Bahasa Inggris di FKIP Untan ini juga menyampaikan bahwa agenda kegiatan mencakup peluncuran serta pembagian buku karya anggota ICDN, pemberian beasiswa tugas akhir untuk mahasiswa berprestasi, serta penghargaan kepada tokoh masyarakat Dayak dan para perintis ICDN. ***
Artikel Terkait
Anggota DPRRI Adrianus Asia Sidot: Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Jadi The Center of Excellence
Anggota DPR RI asal Kalbar Adrianus Asia Sidot: Dalam Berpolitik Kaum Hawa Harus Kedepankan Kompetensi
Direktur Cerdas Demokrasi Indonesia Krisantus Heru Sikapi Fenomena Lawan Kotak Kosong, Menyalurkan Hak Politik Lebih Baik daripada Tak Memilih
PDI Perjuangan Kalbar Gerakkan Elite Partai, Norsan-Krisantus Siap Menangkan Pilkada
Pasca Quick Count Pilkada Kalimantan Barat, Krisantus Temui Uskup Agung Pontianak
Sutarmidji Ucapkan Selamat kepada Ria Norsan-Krisantus, Harapan untuk Kalbar yang Lebih Maju