Pekan Gawai Dayak ke-39 Rayakan 40 Tahun Kesenian Dayak, Kalbar 2025

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Rabu, 2 April 2025 | 15:51 WIB
Ketua Panitia
Ketua Panitia

Ketua Sekberkesda, E. Yohanes Palaunsoeka dalam kesempatan ini mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk merayakan perjalanan panjang yang telah dilalui oleh organisasi ini dalam upaya melestarikan seni dan budaya Dayak.

“Sekberkesda telah berperan besar dalam menjaga dan memajukan kesenian Dayak selama 40 tahun terakhir. Kami ingin agar masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan merasa memiliki budaya Dayak sebagai bagian dari kekayaan nasional kita,” ujar Yohanes Palaunsoeka, (01/04).

Pekan Gawai Dayak ke-39 menjadi salah satu cara untuk mengenalkan hasil karya seni dari berbagai komunitas Dayak yang ada di Kalimantan Barat. Berbagai kegiatan seni, seperti tarian adat, musik tradisional, serta pameran kerajinan tangan khas Dayak, akan menjadi bagian dari acara tersebut.

“Kami berharap melalui acara ini, masyarakat lebih mengenal dan menghargai seni Dayak. Ini juga merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk belajar dan mencintai budaya mereka,” tambahnya, (01/04).

Menguatkan Persatuan Kalimantan Barat

Acara ini bukan hanya sekadar merayakan budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persatuan di antara masyarakat Kalimantan Barat. Gawai Dayak telah lama menjadi simbol kebersamaan bagi masyarakat Dayak dari berbagai daerah di Kalimantan. Melalui Pekan Gawai Dayak ke-39, persatuan masyarakat Dayak diharapkan semakin mengakar, dan rasa kebanggaan akan identitas budaya mereka semakin kuat.

E. Yohanes Palaunsoeka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Gawai di Rumah Radangk Pontianak bulan mendatang.

“Mari kita bergotong royong, datang dan ikut serta dalam setiap rangkaian acara yang ada. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaharui semangat kita dalam menjaga persatuan, serta merayakan keberagaman yang ada dalam masyarakat Dayak,” pungkasnya, (01/04).

PGD 2025
PGD 2025

Seruan Bujang dan Dara Gawai 2024

Sebagai bagian dari perayaan, Bujang dan Dara Gawai 2024, Jody dan Bulaan, turut hadir untuk menyapa dan ikut meramaikan Pekan Gawai Dayak. Sebagai duta budaya, mereka akan turut mengenalkan dan menyebarkan semangat budaya Dayak kepada para pengunjung. Keduanya tampil dan turut terlibat aktif dalam kegiatan terlebih salah satu simbol generasi muda yang peduli terhadap kelestarian budaya tradisional.

“Jangan Lewatkan, Saksikan Pekan Gawai Dayak ke-39!” ujar Bujang Dara 2024.

Pekan Gawai Dayak ke-39 di Rumah Radakng, Pontianak, pada Mei 2025 tampaknya menjadi fenomena ‘roh’ pembaharuan yang tak boleh dilewatkan. Bagi masyarakat Kalimantan Barat, Pekan Gawai Dayak alias PGD, merupakan kesempatan untuk kembali merenungkan, menilik dan menggali semangat artefak budaya sebagai sejarah, guna menatap masa depan yang lebih cerah dalam persatuan.

Pekan Gawai Dayak ke-39 adalah ajang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang untuk bersama-sama merayakan kekayaan budaya Dayak dan memperkuat semangat kebersamaan di tanah Borneo.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan nuansa kearifan lokal yang begitu kaya dan mempesona. Mari kita jaga, cintai, dan banggakan budaya Dayak, karena budaya kita adalah bagian dari kekayaan Indonesia!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA, SEKBERKESDA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X