Mengenal Prajogo Pangestu, Sosok Miliarder Kalbar yang Puncaki Daftar Orang Terkaya Indonesia 2025, Bahkan Urutan 34 di Dunia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 08:05 WIB
Prajogo Pangestu, pengusaha asal Indonesia pendiri Barito Pacific.
Prajogo Pangestu, pengusaha asal Indonesia pendiri Barito Pacific.

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Prajogo Pangestu, pria kelahiran Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kini menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Indonesia.

Data itu menurut daftar Forbes Real Time Billionaires yang dirilis pada 1 Januari 2025.

Baca Juga: 7 Ruko di Jalan MT Haryono Sintang Hangus Terbakar. Kerugian Capai Rp14 Miliar, Polisi Ungkap Penyebab

Lahir pada 13 Mei 1944, Prajogo berhasil meraih harta kekayaan luar biasa dan menempati posisi ke-34 dunia.

Prajogo, yang dikenal dengan nama asli Phang Djoem Phen, kini memiliki kekayaan mencapai USD 43,3 miliar (setara Rp701,4 triliun) dari bisnis petrokimia dan energi terbarukan.

Ia mendirikan Barito Pacific, Chandra Asri, Petrindo Jaya Kreasi, dan Barito Renewables Energy, perusahaan-perusahaan besar yang mengukuhkan dirinya sebagai salah satu taipan terkemuka di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan kekayaannya, nama Prajogo Pangestu kini berada di jajaran konglomerat global.

Forbes mencatatkan ia sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai lebih dari Rp700 triliun, menduduki peringkat 34 di dunia.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 44.260 Batang Rokok Ilegal di Sambas Kalbar, Begini Kronologisnya

Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan

Sebelum mencapai kesuksesan besar, Prajogo Pangestu menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Dilahirkan dalam keluarga sederhana, ia hanya bisa menamatkan pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena keterbatasan biaya.

Meski begitu, semangat dan tekadnya untuk mengubah nasib keluarga tidak pernah luntur.

Di masa muda, ia bahkan pernah bekerja sebagai sopir angkot untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Pada tahun 1960-an, Prajogo merantau ke Jakarta untuk mencari peruntungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Forbes Real Time Billionaires

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X