Sejarah Berdirinya CU Stella Maris, dari Ide Pastor Menjadi Solusi Ekonomi Umat

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 12 November 2024 | 12:46 WIB
Kantor Pusat CU Stella Maris. (custellamaris.org)
Kantor Pusat CU Stella Maris. (custellamaris.org)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Suatu sore, seorang ibu datang ke Pastoran Stella Maris dengan hati yang berat.

Paroki Stella Maris adalah salah satu paroki di bawah Keuskupan Agung Pontianak. Lokasinya berada di kawasan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca Juga: Prabowo Raih Investasi Rp 157 Triliun di Tiongkok, Ini Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden RI

Kepada Pastor Paskalis Soedirdjo OFM Cap, pastor paroki Stella Maris saat itu, ibu itu mengisahkan tentang masalah ekonomi yang melanda keluarganya.

Suaminya baru saja kehilangan pekerjaan.

Sementara ia sendiri tidak memiliki penghasilan, sehingga sulit bagi mereka membiayai pendidikan anak-anaknya.

Dengan penuh harapan, ibu tersebut memohon pinjaman kepada pastor, berpikir bahwa beliau mungkin bisa membantu.

Pastor Paskalis dengan lembut menjelaskan bahwa ia tidak memiliki dana yang bisa dipinjamkan.

Namun, setelah memberikan beberapa alternatif solusi, pastor memberikan sedikit uang untuk membantu ibu tersebut kembali ke rumah.

Kejadian serupa terjadi puluhan kali dalam setahun.

Baca Juga: 'Seribu Kawan Terlalu Sedikit' Prabowo Ucapkan Pepatah dalam Bahasa Mandarin di Beijing

Hal ini membuat Pastor Paskalis Sudirjo berpikir, apa yang bisa dilakukan oleh Gereja untuk membantu umat yang menghadapi kesulitan ekonomi?

Ia kemudian berdiskusi dengan sejumlah pengurus Dewan Paroki.

Beberapa pengurus paroki yang juga anggota Credit Union (CU) Pancur Kasih menyarankan untuk mendirikan koperasi kredit atau credit union di paroki tersebut.

Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya mereka sepakat mendirikan CU dengan nama yang sama seperti nama paroki, yaitu CU Stella Maris.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: custellamaris.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X