Menyongsong Pilkada Kalbar 2024, Gema Kalbar Serukan Kampanye Positif

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 22:58 WIB
Gerakan Aliansi Masyarakat (Gema) Kalbar mengajak kampanye santun. (Dok. Pontianak Globe)
Gerakan Aliansi Masyarakat (Gema) Kalbar mengajak kampanye santun. (Dok. Pontianak Globe)

Dukungan tersebut datang dari ormas yang telah ada sejak lama hingga yang baru terbentuk menjelang pemilu.

Baca Juga: Dugaan KDRT, Kimberly Ryder Temui Komnas Perempuan untuk Melaporkan Suaminya

“Kami belum mendeklarasikan dukungan, tetapi akan ada saatnya. Jika ada kesamaan visi dan persepsi, tentu kami akan bergerak ke salah satu paslon. Kami sedang mempelajari semua aspek dan akan segera memberikan informasi lebih lanjut,” jelasnya.

Gerakan Cinta Kalbar

Toni menjelaskan bahwa Gerakan Aliansi Masyarakat (Gema) Kalbar lahir dari rasa cinta terhadap daerah Kalimantan Barat, dengan moto cinta damai dan anti-anarkis.

“Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memajukan Kalbar,” katanya.

Di Posko Rajawali, Gema Kalbar sering berdiskusi tentang visi dan misi masing-masing paslon.

“Kami sudah mulai mengerucut ke satu paslon karena visi misi yang disampaikan di Podcast Tribun Pontianak sangat cocok dengan kami. Namun, ini masih perlu kami dalami lebih lanjut,” tambahnya.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Beri Sinyal Menunggu Tembakan dari Dikta Wicaksono? Curhat Tentang Tipe Idaman: Aku Mah Nunggu Aja

Sekretaris Gema Kalbar, Suparman SSos, menambahkan bahwa organisasi ini telah merancang berbagai program, termasuk program kemasyarakatan, bantuan sosial, dan edukasi kebangsaan. “Kami akan menawarkan program ini kepada masing-masing paslon. Jika ada kesepahaman, kami siap menjalankannya, apalagi saat ini masih dalam masa kampanye,” ungkap Parman.

Ia menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta mempererat sinergi antara pemerintah dan ormas, khususnya Gema.

“Rekan-rekan di Gema berinisiatif membentuk aliansi untuk memudahkan koordinasi dan berbagi informasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Diketahui bahwa tahapan Pemilukada Kalbar 2024 telah dimulai, dengan masa kampanye berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, dan pemungutan suara pada 27 November 2024.

“Kami mengajak ormas dan yayasan untuk menjadi mitra pemerintah dalam sosialisasi pentingnya pemilukada dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi demi terwujudnya pemilukada yang aman dan damai, meskipun ada perbedaan pandangan dan pilihan,” tegas Parman. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X