PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pada Selasa, 23 Januari 2024, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial memberikan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Sintang.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada Bupati Sintang, dr Jarot Winarno.
Baca Juga: 8 Tips Aman saat Banjir Masuk di Permukiman, Termasuk Banjir Bandang yang Datang Tiba-tiba
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menanggapi kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak banjir.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan keprihatinan dan berupaya meringankan beban bagi warga yang terdampak bencana banjir.
Banjir di Kabupaten Sintang terjadi mulai tanggal 12 hingga 17 Januari 2024, mengakibatkan 9.438 kepala keluarga (28.463 jiwa) terdampak, dengan 3.659 unit rumah terendam di 9 kecamatan dan 92 desa.
Pemerintah berharap agar semua komponen masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, dapat bersatu untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara yang terdampak banjir di Kabupaten Bengkayang, Landak, Kapuas Hulu, Sintang, Sambas, dan Kubu Raya. ***
Baca Juga: 10 Banjir dan Banjir Bandang di Indonesia yang Besar Serta Korban Jiwa Cukup Banyak
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya
Paus Fransiskus Harap Ada Solidaritas untuk Libya yang Terkena Bencana Banjir
Banjir dan Tanah Longsor di Bunut Hulu Kalbar, Satu Jembatan Hanyut
Banjir Kabupaten Ketapang Lumpuhkan Aktivitas Warga
Banjir Landa Muara Pawan Kabupaten Ketapang, 707 Jiwa terdampak
Banjir di Kapuas Hulu Mulai Berdampak pada Warga, BPBD Ungkap 25.263 Jiwa Sudah Terdampak