Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 14 September 2023 | 17:35 WIB
Tragic flooding causes death and destruction in Libya  (Vatikan News)
Tragic flooding causes death and destruction in Libya (Vatikan News)

PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN- Paus Fransiskus menyatakan dukacita mendalamnya atas ribuan nyawa yang diduga tewas dan kerusakan besar akibat banjir besar di Libya.

Dia memberikan jaminan kepada semua yang terkena dampak bahwa doa dan kedekatannya ada bersama mereka.

Paus Fransiskus merasa "sangat sedih mendengar tentang kerugian besar yang disebabkan oleh banjir di bagian timur Libya."

Beliau memberikan jaminan kepada mereka yang terkena dampak bahwa beliau "berdoa untuk jiwa-jiwa yang telah meninggal dan semua yang berduka atas kehilangan mereka."

Paus juga mengirimkan belasungkawa kepada rakyat Libya melalui sebuah telegram yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, dan dikirimkan kepada Nunsius Apostolik untuk Libya, Uskup Agung Savio Hon Tai-Fai.

Topan yang Menghancurkan

Menurut agensi berita Reuters, Topan Daniel melanda Libya setelah melewati Laut Tengah dan menghancurkan sekitar seperempat dari kota timur Derna, setelah bendungan pecah akibat badai.

Setidaknya 1.000 mayat telah ditemukan di kota Derna, dan pejabat setempat memperkirakan jumlah korban tewas bisa jauh lebih tinggi.

Palang Merah telah menyatakan bahwa 10.000 orang diperkirakan hilang di seluruh negara akibat banjir.

Kedekatan Rohani Paus

Dalam telegramnya, Sang Paus menyatakan "kedekatan rohani yang mendalam" kepada para korban, keluarga yang khawatir akan kehilangan orang yang dicintai, dan petugas darurat yang memberikan bantuan penyelamatan dan pertolongan.

Paus Fransiskus memohon berkat ilahi penghiburan, kekuatan, dan ketabahan bagi semua yang terkena dampak oleh tragedi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Vatikan News

Tags

Rekomendasi

Terkini

X