Waspada…Ini 4 Ciri-ciri Sungai di Hulu Sedang Banjir Bandang. Baca Sampai Habis, Tips Agar Kamu Bisa Selamat

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 1 Mei 2023 | 22:07 WIB
Banjir Bandang Sembahe, 1 unit mobil hanyut terbawa derasnya arus sungai (Realitasonline.id/ tl)
Banjir Bandang Sembahe, 1 unit mobil hanyut terbawa derasnya arus sungai (Realitasonline.id/ tl)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Banjir bandang menerpa Deli Serdang pada Minggu, 30 April 2023.

Sejumlah warga dikabarkan mengungsi karena terdampak banjir bandang.

Saat kamu sedang beraktivitas di sungai berbatuan yang airnya dangkal dan tenang, bukan berarti tak ada ancaman bahaya mengintai.

Sebab, bisa saja banjir bandang datang mengancam keselaman kamu dan keluarga.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri sungai yang di hulu sedang mengalami banjir bandang dan cara agar bisa selamat:

  1. Naiknya level air sungai secara tiba-tiba. Jika level air sungai di hulu naik secara tiba-tiba dan cepat, maka kemungkinan besar sedang terjadi banjir bandang.
  2. Arus air yang deras. Arus air sungai yang biasanya tenang dan pelan menjadi deras dan kuat selama banjir bandang. Jangan mencoba untuk melawan arus air, karena arus yang kuat bisa menyapu Anda dengan mudah.
  3. Warna air yang keruh dan berwarna coklat. Selama banjir bandang, air sungai menjadi keruh dan berwarna coklat akibat lumpur dan material lain yang terbawa arus.
  4. Suara gemuruh atau deru air yang terdengar jauh. Jika Anda mendengar suara gemuruh atau deru air dari kejauhan, itu mungkin tanda adanya banjir bandang.

Cara agar bisa selamat selama banjir bandang di sungai:

  1. Jangan panik. Tetap tenang dan berusaha untuk mempertahankan pikiran yang jernih.
  2. Jauhi sungai dan daerah-daerah yang rawan terkena banjir bandang. Pergilah ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
  3. Jangan berenang atau bermain di dalam air yang banjir. Jangan mencoba untuk melawan arus air yang kuat.
  4. Jika Anda terjebak di dalam air, cari benda yang bisa digunakan untuk bertahan di atas air, seperti kayu atau batu besar.
  5. Gunakan pelampung atau alat bantu renang yang bisa membantu Anda bertahan di atas air.
  6. Jangan mencoba menyeberang ke sisi lain sungai jika Anda tidak yakin bisa melakukannya dengan aman.
  7. Jangan mencoba untuk memanjat atau berjalan di atas tebing sungai atau lereng gunung yang berlumpur, karena tanah dan batu bisa mudah longsor.
  8. Setelah banjir surut, periksa diri Anda untuk melihat apakah ada luka atau memar. Segera mencari pertolongan medis jika Anda membutuhkan perawatan.

Ingatlah bahwa keselamatan adalah yang terpenting.

Lebih baik menghindari bahaya daripada mencoba untuk mengatasinya.

Jangan pernah meremehkan bahaya banjir bandang. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X