Paus Fransiskus Harap Ada Solidaritas untuk Libya yang Terkena Bencana Banjir

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 14 September 2023 | 16:34 WIB
Seorang pria berjalan melintasi puing-puing, setelah badai hebat dan hujan deras melanda Libya, di Derna. (Vatikan News)
Seorang pria berjalan melintasi puing-puing, setelah badai hebat dan hujan deras melanda Libya, di Derna. (Vatikan News)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK- Paus Fransiskus kembali mengajukan seruan kepada komunitas internasional untuk membantu rakyat Libya yang telah dilanda hujan deras yang mengakibatkan banjir, menewaskan lebih dari 5.000 jiwa dan merusak banyak wilayah.

Paus Fransiskus telah mengulangi seruannya agar komunitas internasional datang untuk membantu Libya yang terpukul parah, dengan mengatakan bahwa rakyat yang menderita memerlukan solidaritas kita yang berkelanjutan.

Baca Juga: Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya

Dalam sambutannya kepada para peziarah berbahasa Italia saat mengakhiri Audiensi Umumnya pada hari Rabu, Paus mengatakan, "Pikiran saya tertuju pada rakyat Libya, yang sangat terpukul oleh hujan deras yang telah menyebabkan banjir dan genangan air, menimbulkan banyak kematian dan luka-luka, serta kerusakan luas."

Baca Juga: Paus Fransiskus Sambut Catholicos Baselios Marthoma Mathews III dalam Perjalanan Iman Bersama

Bapa Suci mengundang semua umat untuk bergabung dengannya dalam berdoa bagi mereka yang telah kehilangan nyawa, keluarga mereka, dan mereka yang telah mengungsi.

"Peliharalah solidaritas kita dengan saudara-saudara dan saudari-saudari kita yang begitu berjuang melewati musibah ini," tegasnya.

Menurut agensi berita Reuters, pencarian putus asa untuk ribuan orang yang hilang setelah banjir dahsyat terus berlanjut, dengan lebih dari 5.300 orang yang sudah dikonfirmasi meninggal dunia. Diperkirakan jumlah kematian akan meningkat secara dramatis.

Baca Juga: Kisah Anak Pangenglang Murid Abuya KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani Bertemu Paus Fransiskus

Badai hebat yang merusak bendungan di dekatnya telah menyebabkan banjir, melepaskan aliran air yang menghancurkan seperempat atau lebih dari kota Derna di tepi Laut Tengah, menyapu bersih bangunan beserta penduduknya.

Diperkirakan ada sekitar 10.000 orang yang hilang, dan banyak yang diyakini telah terseret ke laut.

Kedekatan dan Doa yang Berlanjut

Pada hari Selasa, Paus mengirimkan telegram belasungkawa yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, kepada Nunsius Apostolik untuk Libya, Uskup Agung Savio Hon Tai-Fai, untuk rakyat Libya.

Paus mengatakan dia "sangat sedih mendengar tentang kerugian nyawa yang besar dan kerusakan", dan meyakinkan mereka yang terkena dampak akan "doa-doa bagi jiwa para almarhum dan semua yang berduka atas kehilangan mereka."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Vatikan News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X