PONTIANAKGLOBE.COM, PUTUSSIBAU, KAPUAS HULU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) mencatat sebanyak 25.263 jiwa penduduk terdampak banjir di wilayah tersebut.
Banjir ini terjadi sejak tanggal 25 November 2023 dan masih berlangsung hingga saat ini.
Kepala BPBD Kapuas Hulu, Gunawan, mengatakan bahwa banjir ini melanda sejumlah desa dan kecamatan di wilayah kabupaten tersebut, antara lain Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Kota, Kecamatan Embaloh Hulu, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Batang Lupar, Kecamatan Suhaid, dan Kecamatan Kalis.
Baca Juga: Ternyata Bukan dengan Zayn Malik, Selena Gomez Berpacaran dengan Benny Blanco
"Banjir ini disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kapuas Hulu," kata Gunawan, Jumat, 8 Desember 2023, seperti dikutip dari Antara Kalbar.
Gunawan menjelaskan, banjir ini telah merendam pemukiman penduduk, fasilitas umum, dan sarana prasarana lainnya.
Selain itu, banjir ini juga telah menyebabkan akses jalan terputus di beberapa titik.
"Kami telah melakukan upaya penanganan banjir, antara lain dengan memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak, mengevakuasi masyarakat yang berada di daerah rawan banjir, dan melakukan pembersihan puing-puing yang terdampak banjir," kata Gunawan.
Gunawan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir.
Baca Juga: Google Luncurkan Model AI Gemini dalam 3 Varian, Ini Perbedaannya
Masyarakat juga diminta untuk mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat pemerintah setempat.
Berikut adalah data sementara jumlah penduduk terdampak banjir di Kabupaten Kapuas Hulu:
- Kecamatan Putussibau Selatan: 8.320 jiwa
- Kecamatan Putussibau Utara: 6.240 jiwa
- Kecamatan Putussibau Kota: 2.400 jiwa
- Kecamatan Embaloh Hulu: 2.123 jiwa
- Kecamatan Embaloh Hilir: 2.000 jiwa
- Kecamatan Batang Lupar: 1.800 jiwa
- Kecamatan Suhaid: 1.680 jiwa
- Kecamatan Kalis: 1.200 jiwa. ***
Artikel Terkait
Banjir Bandang Hantam Dusun Sebente di Bengkayang Kalimantan Barat, Begini Kondisi Warga
Jembatan Kawanua di Maluku Tengah Putus Akibat Terjangan Banjir, Begini Dampak bagi Warga Sekitar
Paus Fransiskus Sangat Sedih atas Bencana Banjir Besar di Libya
Paus Fransiskus Harap Ada Solidaritas untuk Libya yang Terkena Bencana Banjir
Banjir dan Tanah Longsor di Bunut Hulu Kalbar, Satu Jembatan Hanyut
Banjir Kabupaten Ketapang Lumpuhkan Aktivitas Warga
Banjir Landa Muara Pawan Kabupaten Ketapang, 707 Jiwa terdampak