PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Budaya ngopi di warung kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sebagian besar warga Kota Pontianak.
Kota ini dikenal dengan sebutan 'Kota Seribu Warung Kopi' karena banyaknya warung kopi yang tersebar di setiap sudutnya.
Tren bisnis warung kopi di Pontianak kini tidak lagi hanya menyasar titik keramaian, tetapi juga merambah lokasi yang jauh dari hiruk pikuk kota.
Tren ini berhasil menghidupkan kembali kawasan-kawasan yang sebelumnya sepi, menjadi ramai karena banyaknya pengunjung yang datang untuk menikmati kopi sambil berbincang santai.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Hasil Rapat Kerja (Raker) Komwil V Apeksi Regional Kalimantan
Konsep warung kopi dengan tema vintage menjadi daya tarik utama, menciptakan nuansa era 70-an dan memberikan kesan nostalgia kepada para pengunjung.
Meskipun demikian, warung kopi dengan konsep ini sengaja tidak menyediakan wifi, mendorong interaksi langsung antara pengunjung dan menikmati suasana tanpa distraksi gadget.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut positif tren bisnis warung kopi yang semakin berkembang di kota ini. Keberadaan warung kopi yang merambah ke lokasi-lokasi yang sebelumnya sepi berhasil menghidupkan kembali kawasan-kawasan tersebut.
“Tentunya tren ini juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan-kawasan tersebut seperti di Nusa Indah ini,” ujarnya dalam peresmian Warung Kopi Loka Artha di Jalan Nusa Indah I.
Dengan menjamurnya usaha warung kopi di Kota Pontianak, jumlahnya hampir mencapai 800, dan setiap harinya Pontianak menghabiskan rata-rata 500 kilogram bubuk kopi, 90% berasal dari luar Kalimantan Barat.
Baca Juga: Dokumen Daftar Petugas Haji 2024: Panduan Upload Online dengan Berkas PDF 2MB
Edi melihat ini sebagai peluang emas bagi pengusaha yang memiliki lahan luas untuk menanam kopi dan memprosesnya.
Artikel Terkait
5 Kedai Kopi di Pontianak yang Harus Dikunjungi
Kisah Pahit TKW Asal NTT Hamil 3 Bulan, Korban Agen Ilegal Meninggal Dunia di Pontianak
Pasar Rakyat Parwasal Diresmikan, Wujud Nyata Pemkot Pontianak Tingkatkan Ekonomi, Lokasinya Tak Jauh dari Pasar Puring Siantan
Kebakaran Menghanguskan Empat Rumah Dinas Perwira TNI AD Kodam Tanjungpura di Dua Lokasi Berbeda di Pontianak
UMR Pontianak 2024 Naik Menjadi Rp 2.840.206, Begini Kata Wali Kota Edi Rusdi Kamtono
Bea Cukai Lelang Mobil BMW Hasil Sitaan di Pontianak, Ini Harganya. Baca sampai Habis Ada Syarat untuk Peserta Lelang
Kebakaran di Paris 2 Pontianak, Sebabkan Satu Rumah Hangus Terbakar. Petugas Berjibaku Memadamkan Api