Geliat Warung Kopi Kembali Hidupkan Kawasan yang Dulu Sepi di Kota Pontianak

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 8 Desember 2023 | 05:55 WIB
Wali Kota POntianak Edi Rusdi Kamtono bertemu warga dan koleganya di warung kopi. (Pontianak Globe/pontianak.go.id)
Wali Kota POntianak Edi Rusdi Kamtono bertemu warga dan koleganya di warung kopi. (Pontianak Globe/pontianak.go.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Budaya ngopi di warung kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sebagian besar warga Kota Pontianak.

Kota ini dikenal dengan sebutan 'Kota Seribu Warung Kopi' karena banyaknya warung kopi yang tersebar di setiap sudutnya.

Baca Juga: Kebakaran di Paris 2 Pontianak, Sebabkan Satu Rumah Hangus Terbakar. Petugas Berjibaku Memadamkan Api

Tren bisnis warung kopi di Pontianak kini tidak lagi hanya menyasar titik keramaian, tetapi juga merambah lokasi yang jauh dari hiruk pikuk kota.

Tren ini berhasil menghidupkan kembali kawasan-kawasan yang sebelumnya sepi, menjadi ramai karena banyaknya pengunjung yang datang untuk menikmati kopi sambil berbincang santai.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Hasil Rapat Kerja (Raker) Komwil V Apeksi Regional Kalimantan

Konsep warung kopi dengan tema vintage menjadi daya tarik utama, menciptakan nuansa era 70-an dan memberikan kesan nostalgia kepada para pengunjung.

Meskipun demikian, warung kopi dengan konsep ini sengaja tidak menyediakan wifi, mendorong interaksi langsung antara pengunjung dan menikmati suasana tanpa distraksi gadget.

Baca Juga: Real Madrid Beri Kylian Mbappe Waktu Dua Minggu untuk Menerima Tawaran, Jika Tidak El Real akan Mengejar Striker Lain

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut positif tren bisnis warung kopi yang semakin berkembang di kota ini. Keberadaan warung kopi yang merambah ke lokasi-lokasi yang sebelumnya sepi berhasil menghidupkan kembali kawasan-kawasan tersebut.

“Tentunya tren ini juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan-kawasan tersebut seperti di Nusa Indah ini,” ujarnya dalam peresmian Warung Kopi Loka Artha di Jalan Nusa Indah I.

Baca Juga: Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti akan Hengkang, El Real Bidik Xabi Alonso. Begini Jawaban Pelatih Bayer Leverkusen Itu

Dengan menjamurnya usaha warung kopi di Kota Pontianak, jumlahnya hampir mencapai 800, dan setiap harinya Pontianak menghabiskan rata-rata 500 kilogram bubuk kopi, 90% berasal dari luar Kalimantan Barat.

Baca Juga: Dokumen Daftar Petugas Haji 2024: Panduan Upload Online dengan Berkas PDF 2MB

Edi melihat ini sebagai peluang emas bagi pengusaha yang memiliki lahan luas untuk menanam kopi dan memprosesnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: pontianak.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X