Jangan Taruh Semua Telur di Satu Keranjang, Trik Diversifikasi Investasi Modal Pelajar ala Mahasiswa Untan

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Jumat, 29 Mei 2026 | 07:05 WIB
Jangan simpan telur dalam satu keranjang saja, istilah itu sangat akrab di dunia investasi. Jika kamu mulai investasi, jangan hanya di satu jenis misalnya kripto saja, cobalah juga di Reksa Dana atau Saham. (Pexels @Rodolfo Clix)
Jangan simpan telur dalam satu keranjang saja, istilah itu sangat akrab di dunia investasi. Jika kamu mulai investasi, jangan hanya di satu jenis misalnya kripto saja, cobalah juga di Reksa Dana atau Saham. (Pexels @Rodolfo Clix)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bagi kamu yang baru saja terjun ke dunia investasi setelah membaca artikel-artikel keuangan di pontianakglobe.com, ada satu istilah penting yang wajib kamu tanamkan di luar kepala: Diversifikasi.

Para mentor finansial sering menggunakan peribahasa klasik: "Don't put all your eggs in one basket" alias jangan menaruh semua telurmu di dalam satu keranjang yang sama.

Kenapa?

Karena kalau keranjang itu jatuh, semua telurmu bakal pecah berantakan tanpa sisa.

Baca Juga: Suku Bunga BI Tetap Tinggi, Apa Dampaknya Buat Cicilan Paylater dan Rencana KPR Kamu?

Dalam dunia investasi, prinsip ini berarti kamu dilarang keras menaruh seluruh modal uang jajanmu ke dalam satu instrumen saja.

Gimana cara menerapkannya kalau modal kita masih mepet di angka puluhan atau ratusan ribu rupiah khas dompet mahasiswa Untan atau Polnep?

Tenang, mari kita bedah trik diversifikasi mikro yang super aman berikut ini!

Mengapa Diversifikasi Itu Wajib?

Bayangkan kamu punya uang Rp100.000 dan semuanya kamu belikan aset kripto yang volatilitasnya tinggi karena tergiur ajakan teman tongkrongan.

Minggu depannya, pasar kripto anjlok hingga 50 persen.

Hasilnya? Uangmu langsung mengkeret sisa Rp50.000.

Kamu langsung panik, stres kuliah terganggu, dan kapok investasi.

Bandingkan kalau kamu membagi uang Rp100.000 tersebut ke beberapa "keranjang" yang tingkat risikonya berbeda-beda.

Saat satu aset sedang turun, aset lainnya yang stabil akan menjadi bemper penyelamat portofoliomu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X