Tips Memilih Aplikasi Investasi Legal, Jangan Sampai Cuan Kamu Amblas di Tangan Robot Trading Palsu!

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Kamis, 28 Mei 2026 | 05:05 WIB
Ilustrasi uang, paham investasi sejak awal bisa membuat uang mu tak termakan inflasi. (Pexels @Willfried Wende)
Ilustrasi uang, paham investasi sejak awal bisa membuat uang mu tak termakan inflasi. (Pexels @Willfried Wende)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pernah gak sih kamu melihat iklan di media sosial yang menjanjikan keuntungan pasti 10 persen setiap minggu tanpa risiko?

Atau ada ajakan bergabung ke grup Telegram yang mengklaim bisa melipatgandakan uang tabungan kamu dalam sekejap lewat bantuan "Robot Trading" ajaib?

Baca Juga: Lahan di Kubu Raya Makin Melejit, Mending Nabung Beli Tanah Kavling atau Saham Properti?

Sebagai Gen Z yang melek teknologi, kamu harus ekstra waspada.

Di tengah maraknya tren investasi digital, para pelaku penipuan berkedok investasi bodong juga makin pintar memoles jebakannya lewat aplikasi tiruan yang terlihat sangat profesional.

Alih-alih dapat cuan melimpah, modal yang kamu kumpulkan dengan susah payah bisa amblas dalam semalam.

Biar kamu gak jadi korban selanjutnya, ini 3 tips wajib sebelum mengunduh dan menaruh uangmu di aplikasi investasi:

1. Cek Stempel Keramat: Harus Terdaftar di OJK atau Bappebti

Ini adalah hukum paling mutlak!

Jika kamu mau investasi reksa dana, saham, atau obligasi negara, pastikan aplikasi tersebut memiliki izin resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Sedangkan kalau kamu mau jual-beli aset kripto (crypto) atau komoditas, aplikasinya wajib terdaftar di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Jika logo lembaga ini tidak ada di situs resminya, langsung tinggalkan!

2. Hindari Formula "Pasti Untung Tanpa Risiko"

Investasi riil itu selalu berjalan beriringan dengan hukum alam finansial: High Risk, High Return (Risiko tinggi, keuntungan tinggi).

Investasi yang legal tidak akan pernah menjanjikan keuntungan tetap dalam jumlah besar setiap bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X