PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pernah gak sih kamu melihat iklan di media sosial yang menjanjikan keuntungan pasti 10 persen setiap minggu tanpa risiko?
Atau ada ajakan bergabung ke grup Telegram yang mengklaim bisa melipatgandakan uang tabungan kamu dalam sekejap lewat bantuan "Robot Trading" ajaib?
Baca Juga: Lahan di Kubu Raya Makin Melejit, Mending Nabung Beli Tanah Kavling atau Saham Properti?
Sebagai Gen Z yang melek teknologi, kamu harus ekstra waspada.
Di tengah maraknya tren investasi digital, para pelaku penipuan berkedok investasi bodong juga makin pintar memoles jebakannya lewat aplikasi tiruan yang terlihat sangat profesional.
Alih-alih dapat cuan melimpah, modal yang kamu kumpulkan dengan susah payah bisa amblas dalam semalam.
Biar kamu gak jadi korban selanjutnya, ini 3 tips wajib sebelum mengunduh dan menaruh uangmu di aplikasi investasi:
1. Cek Stempel Keramat: Harus Terdaftar di OJK atau Bappebti
Ini adalah hukum paling mutlak!
Jika kamu mau investasi reksa dana, saham, atau obligasi negara, pastikan aplikasi tersebut memiliki izin resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Sedangkan kalau kamu mau jual-beli aset kripto (crypto) atau komoditas, aplikasinya wajib terdaftar di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).
Jika logo lembaga ini tidak ada di situs resminya, langsung tinggalkan!
2. Hindari Formula "Pasti Untung Tanpa Risiko"
Investasi riil itu selalu berjalan beriringan dengan hukum alam finansial: High Risk, High Return (Risiko tinggi, keuntungan tinggi).
Investasi yang legal tidak akan pernah menjanjikan keuntungan tetap dalam jumlah besar setiap bulan.
Artikel Terkait
Apa itu RDN BRI atau Rekening Dana Nasabah BRI ? Berapa Tarif dan Biaya RDN BRI serta Apa Keunggulan RDN BRI ?
Cara Daftar RDN BRI Lewat Brimo Bagaimana ? Cek Dulu Syarat Buka RDN BRI Biar Lancar Saat Pembukaan Sob
Batas Investasi Saham Asuransi Bisa Naik hingga 20%, IFG Ingatkan Risiko Konsentrasi
Jangan Asal Ikut Tren! Ini Bedanya Investasi Saham, Reksa Dana, dan Crypto buat Pemula
Mengenal Istilah 'Dividen Hunter' TRik dan Cara Dapat Duit Pasif dari Saham Raksasa RI
Lahan di Kubu Raya Makin Melejit, Mending Nabung Beli Tanah Kavling atau Saham Properti?