Kisah Tragis Maria, Terjebak Perdagangan Manusia Bermodus Lowongan Kerja di Medsos

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:54 WIB
Pastor Paul Halek SSCC yang berkarya di Medan, Sumut, mendengarkan cerita Maria (wajah blur) di STP Bonaventura Delitua, Medan, Sumatera Utara. (Dok. Pastor Paul Halek SSCC)
Pastor Paul Halek SSCC yang berkarya di Medan, Sumut, mendengarkan cerita Maria (wajah blur) di STP Bonaventura Delitua, Medan, Sumatera Utara. (Dok. Pastor Paul Halek SSCC)

PONTIANAKGLOBE.COM, MEDAN -- Masyarakat, khususnya para pencari kerja, harus semakin berhati-hati terhadap kejahatan perdagangan manusia yang kini memanfaatkan modus "lowongan kerja."

Hal ini disampaikan oleh Pastor Paul Halek SSCC dalam keterangannya di Medan, Senin, 14 Oktober 2024.

Baca Juga: Untuk Tiga Agama: Rumah Keluarga Abraham Berdiri di Abu Dhabi, Event Penting Dokumen Human Fraternity

"Banyak pencari kerja terperangkap dalam jaringan perdagangan manusia," ujar Wakil Rektor Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Bonaventura Delitua, Medan, Sumatera Utara.

Pastor Polce, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa korban umumnya dijerat melalui tawaran pekerjaan yang diumumkan melalui media sosial seperti Facebook.

"Para pelaku sudah memiliki jaringan yang sangat terstruktur, dari yang menjemput korban hingga mengantarnya ke tempat kerja," lanjutnya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Tokoh Politisi dan Publik Figur yang Temui Prabowo di Kertanegara

Maria, seorang pencari kerja asal Kapan, Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada Pastor Polce mengisahkan pengalamannya.

Ia awalnya tertarik dengan tawaran lowongan kerja di Medan yang didapat dari agen kerja yang mengaku resmi.

Baca Juga: Bebingah Sang Tansahayu, Nama Anak Pertama Kaesang dan Erina dengan Makna Mendalam

Bersama tiga rekannya, Maria mendaftar dan diberangkatkan ke Medan oleh agen tersebut.

Menurut pengakuannya, seseorang menjemput mereka di kampung dan mengantar mereka ke Bandara Kupang.

Pada 31 Agustus 2024, mereka tiba di Bandara Kualanamu, Medan, dan langsung dijemput oleh petugas yang sudah menunggu di pintu pesawat.

Baca Juga: Jambu Citra Kudus Laris di Jakarta, Siswadi Petani di Desa Menawan Berhasil Kembangkan Usaha dengan KUR BRI

Mereka dibawa ke tempat parkir di mana seorang sopir sudah siap mengantar mereka ke rumah majikan masing-masing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X