PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Hasyim Asyari disebut-sebut sebagai kunci untuk mengungkap dugaan korupsi yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Mantan anggota KPU ini dilaporkan terlibat dalam penyalahgunaan dana publik untuk kepentingan pribadi, termasuk dugaan tindakan asusila yang melibatkan Cindra Aditi.
Baca Juga: Hubungan Dinar Candy dan Ko Apex Mengendur, DJ Cantik Ini Jarang Bertemu Kekasih
Dana tersebut diduga digunakan untuk menyewa apartemen yang dipakai untuk aktivitas yang tidak pantas.
Joko Priyoski dari Kornas Kaukus Eksponen Aktivis 98 menyatakan kekecewaannya terhadap penyalahgunaan dana pajak untuk tindakan tersebut.
Ia mendesak pihak berwenang untuk kembali menyelidiki kasus ini.
Baca Juga: Zee Asadel Jajal Peran Laga di Film Pertamanya Usai Lulus dari JKT48
Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, juga mengaku terkejut dengan laporan tersebut, termasuk penggunaan anggaran Pemilu 2024 untuk kepentingan pribadi, seperti sewa jet pribadi dan properti lain.
Dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, ia meminta penjelasan terkait penggunaan dana yang menyimpang ini, termasuk dana Rp10 miliar yang dialokasikan untuk produksi dua film Pemilu. ***
Artikel Terkait
Diskusi KPU dan Media: Kontestasi Sesungguhnya dalam Pemilu dan Pilkada 2024 Ada di TPS
KPU Singkawang Buka Lowongan Panitia PPK, Cek Syarat dan Tanggal Pendaftarannya
Pokja Rumah Demokrasi Minta KPU Selektif Tentukan Anggota PPK
Ketua KPU RI August Mellaz Nilai Anak Muda Punya Pandangan Tertentu Tentang Politik.
KPU RI Menyelenggarakan Lima Debat Capres dan Cawapres dalam Pilpres 2024
Todung Mulya Lubis Pertanyakan Konsistensi KPU Laksanakan UU Soal Debat Capres-Cawapres