PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Penyelenggara pemilu adhoc merupakan ujung tombak KPU.
Sebab, pertarungan atau kontestasi yang sesungguhnya dalam Pemilu maupun Pilkada 2024 ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sehingga, perlu merekrut orang-orang yang memiliki kemampuan, kualitas serta berintegritas.
Dalam waktu dekat KPU akan melakukan rekrutmen badan adhoc untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di tingkat kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan/desa.
Rekrutmen PPK akan dimulai pada 20 November 2022 sedangkan PPS akan dimulai pada 18 Desember 2022.
Sehubungan dengan hal tersebut, KPU menggelar diskusi dengan media bertema, “Penguatan Sumber Daya Penyelenggara Pemilu Dalam Pelaksanaan Demokrasi 2024,” di Media Centre KPU, Jumat, 18 November 2022.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni: Ahsanul Minan, Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA).
Narasumber lain Masykurudin Hafidz dari INFID (International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), serta dan Agus Sulistriyono, CEO Promedia Teknologi Indonesia.
Narasumber pertama Ahsanul Minan mengungkapkan isu-isu strategis terkait rekrutmen badan adhoc.
Pertama, daya tahan fisik dan integritas penyelenggara adhoc. “Proses penghitungan suara itu butuh waktu cukup lama dan hal terberat adalah membuat salinan Berita Acara (BA),” kata Ahsanul Minan.
Menurut pengamatan Ahsanul Minan sejak Pemilu 2009, ada pergeseran model politik uang.
Parpol atau peserta pemilu tidak lagi menyasar ke Pemilih, tetapi ke penyelenggara, terutama di level bawah, KPPS dan PPK karena hasilnya lebih murah, tetapi hasilnya lebih pasti.
Artikel Terkait
Politikus Senior Kalbar Andreas Acui Simanjaya Mundur dari Partai NasDem. Tak Sejalan Capres Anies Baswedan?
PSI Pasangkan Ganjar Pranowo dengan Yenny Wahid untuk Capres 2024, Dijaring Lewat Rembuk Rakyat
Nasdem Tetapkan Anies Baswedan Capres. Netizen: Mulai Hari Ini Metro TV Gue Jadiin Channel Favorit
Riset SMRC hanya Ganjar Pranowo Kader PDIP yang Bisa Kalahkan Anies dan Prabowo Subianto. Bagaimana Sikap PDIP
Usung Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, Ini Penjelasan Ketua Umum Partai NasDem
IKIP PGRI Pontianak Bersama BAWASLU Kalbar Berikan Pelatihan dan Pemahaman Mekanisme Pemilu Pada Mahasiswa