Ketua KPU RI August Mellaz Nilai Anak Muda Punya Pandangan Tertentu Tentang Politik.

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:58 WIB
Anggota KPU RI August Mellaz saat di acara bincang-bincang podcast Kilat Media, salah satu media jaringan ProMedia Teknologi Indonesia di Studio Bali United Jakarta, Jumat, 17 Maret 2023. (Sumber foto: Promodia Teknologi)
Anggota KPU RI August Mellaz saat di acara bincang-bincang podcast Kilat Media, salah satu media jaringan ProMedia Teknologi Indonesia di Studio Bali United Jakarta, Jumat, 17 Maret 2023. (Sumber foto: Promodia Teknologi)

PONTIANAKGLOBE - Sobat Globe, ada cerita menarik dari Anggota KPU RI August Mellaz tentang anak-anak muda yang melihat politik sebagai hal luar biasa adalah kekeliruan.

Menurutnya, politik hal biasa yang ada dalam keseharian anak-anak muda dan politik tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Setiap kehidupan manusia ini selalu terkait politik.

"Misalnya, setiap warga negera wajib memiliki KTP elektronik yang menjadi identitas kewarganegaraan. Dengan KTP, semua warga negara berhak mendapatkan hak dan kewajibannya mulai dari jaminan sosial dan seterusnya," kata August Mellaz dikutip Pontianak Globe, Sabtu (18 Maret 2023).

Baca: Resmi! Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rilis Daftar Partai Politik yang akan Bersaing Pada Pemilu 2024

Pandangannya tentang anak muda melirik politik itu diungkapkan August Mellaz saat berbincang di jaringan podcast Kilat Media, salah satu media jaringan ProMedia Teknologi Indonesia di Studio Bali United, Jakarta, Jumat, 17 Maret 2023.

Dia mengutarakan tidak bisa dipungkiri saat ini terdapat sejumlah anak-anak muda yang mulai apatis dengan politik. Salah satu penyebabnya karena setiap Pemilu anak-anak muda ini tidak mendapatkan ruang.

Pilihan lain, menurutnya, mereka ambil di bilik suara tidak pernah berdampak dalam kehidupannya. "Gue nyoblos A atau B gak ngaruh juga buat hidup gue," ucap dia.

Baca: Hasil Mediasi di Bawaslu, KPU Beri Kesempatan Partai Ummat Perbaiki Syarat Peserta Pemilu

Mellaz kemudian memberikan contoh sederhana seperti biaya perkuliahan, jam sekolah, hingga Perda di daerah-daerah yang menyangkut hajat hidup orang banyak, semuanya pasti terkait politik.

Dia menjelaskan sepanjang dia warga negara, maka setiap keputusan politik akan berdampak ke semua orang yang ada di dalam sistem politik atau negara, itu tanpa kecuali.

"Inilah mengapa kemudian politik itu penting," tegasnya.

August menjawab ketika ada pertanyaan lntas kenapa anak-anak muda begitu krusial untuk terlibat langsung dan menunaikan hak pilihnya di Pemilu 2024?

Dia akan melihat ke tahun 2029 yang merupakan hasil pemilihan di Pemilu 2024.

Pada saat itu akan muncul suatu kondisi di mana giliran anak-anak muda yang ada sekarang bakal mengambil keputusan.

Pemilih muda yang saat ini jumlahnya 60 persen (17-39 tahun), mau tidak mau, suka tidak suka, harus ikut dan terlibat langsung dalam menentukan arah dan kondisi bangsa ke depan.

Itu sebabnya KPU menganggap upaya meyakinkan anak-anak muda kekinian sangat penting. Bahwa itu semua dilakukan demi masa depan bersama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X