PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Direktorat Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengungkapkan saat ini ada seribu pengacara dan ratusan relawan siap bergabung untuk membela Juru Bicara TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono, yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas jeratan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terkait unggahan dnstagram pribadinya.
Baca Juga: Kasus Pekerja Ilegal Masih Marak, Begini Saran Ganjar Agar PMI Pahami Hak dan Kewajiban
Dukungan kepada Aiman disampaikan Direktur Hukum dan Kajian TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Ronny Talapessy pada konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Kamis 30 November 2023.
“Seribu pengacara dan ratusan relawan ini siap membela serya mendampingi Aiman dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Kami menggaungkan seruan #StandWithAiman agar demokrasi kita tetap berada pada relnya,” kata Ronny.
Baca Juga: Senangnya 1.500 Pekerja Migran Bertemu dengan Ganjar
Pada jumpa pers ini, Aiman mengungkapkan keresahannya karena surat panggilan pada dirinya dilayangkan Selasa, 28 November 2023 pukul 23.50 WIB saat keluarganya tengah beristirahat.
“Jelas itu jam yang tidak wajar untuk bertamu. Anak saya yang masih seusia SD-SMP sampai kaget, terbangun dan bertanya kepada ibunya, siapa yang datang. Apakah tidak ada waktu lain untuk datang menyampaikan surat itu?” kata Aiman.
Aiman pun menjelaskan, video yang diunggah di Instagram pribadinya tidak menuduh aparat negara, dalam hal ini polisi, bersikap tidak netral dalam proses Pemilu 2024.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Mengunjungi KWI dan Membahas Visi Misi di Depan Uskup dan Para Romo Katolik
“Saya menyampaikan fakta yang ada, dengan penegasan adanya kata ‘oknum’, ‘potensi’, dan ‘semoga informasi yang saya dapat salah’,” katanya. Aiman mengungkapkan keterkejutannya kasus ini berlanjut ke proses dugaan tindak pidana.
Dalam kesempatan ini, Ronny menirukan pernyataan presiden pertama RI, Soekarno.
“Sudah sejak awal republik ini berdiri, Bung Karno menegaskan bahwa Indonesia adalah Negara Hukum (Rechtsstaat) bukan Negara Kekuasaan (Machtstaat). Oleh karena itu, hukum menjadi salah satu pilar penting bagi negara ini, dan prinsip ini pada umumnya disepakati oleh presiden, siapa pun, di negeri ini,” ungkap Ronny.
Baca Juga: Callista, Perancang Baju Konser Billie Eilish Girang saat Karyanya Diborong Ganjar
Ronny menekankan, agar demokrasi harus dijaga, agar kita tidak kembali ke era kekelaman Orde Baru.
“Ini bukan soal Aiman Witjaksono, ini bukan soal Ronny Talapessy, ini bukan soal Tama Langkun. Tapi ini soal bagaimana menjaga demokrasi tetap tegak di negeri ini,” tegasnya.
Artikel Terkait
Silaturahmi ke Sumut, Ganjar Disambut Ribuan Orang dan Dipakaikan Kain Khas Melayu
Bahagianya Seniman Jawa di Sumatera Utara, Dapat Bantuan Gamelan Gratis dari Ganjar, Balon Capres
Kelas Kreasi Srikandi Ganjar Buka Peluang Baru untuk Milenial di Kalbar
Resmi, Ini Nomor Pasangan Capres: Anies-Cak Imin Nomor Urut 1, Prabowo-Gibran 2, Ganjar-Mahfud 3
Ganjar Menerima dengan Positif Keputusan PDIP Memecat Menantu Jokowi, Bobby Nasution
Profil Ketua Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud: Jaleswari Pramodhawardhani
Terbaru! Daftar Anggota Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang Siap Tempur, Ternyata Banyak Anak Buah Jokowi