PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak negatif bagi tubuh.
Mengurangi asupan gula hingga di bawah 10 persen dari total kalori harian dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
Baca Juga: Luar Biasa, Inilah Keuntungan Serta Manfaat Kesehatan dari Secangkir Kopi Hitam Tanpa Gula
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa manfaat dari pembatasan konsumsi gula:
1. Menurunkan Asupan Kalori
Chris Mohr, penasihat kebugaran dan nutrisi di Fortune Recommends Health, menjelaskan bahwa camilan dan minuman yang mengandung gula biasanya tinggi kalori, yang dapat menyebabkan konsumsi berlebih.
"Dengan mengurangi gula tambahan, Anda mungkin dapat menurunkan berat badan karena total asupan kalori juga berkurang," ujarnya, seperti dikutip dari Best Life.
Baca Juga: Cara Membuat Kopi Susu Gula Aren Dingin yang Segar saat Cuaca Panas
2. Mengurangi Lonjakan Insulin
Insulin, hormon yang diproduksi pankreas, memberi sinyal kepada sel-sel bahwa glukosa tersedia.
Namun, lonjakan insulin yang sering dapat meningkatkan resistensi insulin, berpotensi menyebabkan kadar gula darah tinggi dan diabetes.
"Kadar insulin yang selalu tinggi akibat konsumsi gula yang terus-menerus, terutama tanpa aktivitas fisik, dapat menjadi penyebab kenaikan berat badan," tambah Mohr.
Baca Juga: Selain Diabetes, Penelitian Mengungkap Konsumsi Gula Berlebihan Dapat Menyebabkan Alzheimer
3. Mengurangi Nafsu Makan
Pembatasan konsumsi gula juga dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi keinginan untuk makan secara mendadak.
"Konsumsi gula berlebih dapat mengganggu sinyal kenyang tubuh, karena makanan manis seringkali rendah protein dan serat," katanya. "Ini bisa menyebabkan rasa lapar yang lebih sering dan konsumsi berlebihan."
4. Meningkatkan Sensitivitas Rasa
Lindsay Malone, ahli diet dan profesor tambahan nutrisi di Case Western Reserve University, menyatakan bahwa mengurangi gula dapat meningkatkan sensitivitas indera perasa Anda terhadap rasa manis.
Artikel Terkait
Panduan Lengkap: Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP
Meniti Karir Unggul: Peluang Lulusan FKES San Agustin di Dunia Kesehatan
PB IDI Tekankan Pentingnya Dukungan Kesehatan Mental Selama Pendidikan Kedokteran
Tes Kesehatan Lancar, Mulyadi-Harti Optimis Hadapi Pilwako Pontianak 2024
Mengapa Garam Himalaya Baik untuk Kesehatan? Ini 5 Penjelasannya
Garam Himalaya vs Garam Biasa Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Ini Dia Jawabannya