PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Dr Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, DR Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT, “PB IDI menghormati proses penyelidikan yang masih berlangsung oleh aparat yang berwenang."
Baca Juga: PB IDI Ingatkan Masyarakat Jaga Protokol Kesehatan Selama Libur Nataru 2022
Ia menambahkan, "Sementara itu, kami ingin menekankan pentingnya dukungan kesehatan mental selama pendidikan. Kami mendorong pembentukan Pusat Trauma dan evaluasi kesehatan mental secara berkala untuk memastikan bahwa mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis menerima perawatan dan dukungan yang diperlukan.”
PB IDI juga meminta agar masyarakat tidak membuat spekulasi apa pun tentang penyebab insiden tersebut hingga penyelidikan selesai.
“Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan lebih mendukung bagi mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan kedokteran dan spesialis. Mari kita bergandengan tangan untuk mencegah insiden seperti itu di masa mendatang,” tutup Dr Adib. ***
Artikel Terkait
PB IDI dan IDAI Mendapat Penghargaan dari BPOM RI
PB IDI Sesalkan Pemberhentian Prof Zainal Muttaqin SpBS(K) dari RS Kariadi Semarang
Dua Dokter Puskesmas Diserang, IDI Kutuk Kekerasan Terhadap Dokter Internship di Lampung Barat
IDI Rayakan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) dengan Bakti Sosial Medis di 500 Area di Seluruh Indonesia
IDI Serukan Kampanye IDI Untuk Indonesia Dan Dokter Indonesia Untuk Rakyat Indonesia dalam HBDI Ke-115
IDI Mengadakan Acara Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 2024 di Yogyakarta dengan Berbagai Kegiatan Sosial Kesehatan