Seorang warga melalui akun @ohlisspam mengaku mengalami mata perih meski telah menggunakan masker.
“Kabut asap di Trikora, Banjarbaru pagi ini makin tebal dan pandangan minim banget. Bahkan, pakai masker pun baunya tetap kecium dan jujur mata perih banget,” tulisnya.
Warga lainnya bahkan mengaku bingung mencari tempat untuk mengungsi karena kabut asap telah berdampak di sejumlah wilayah.
“Anakku setahun nggak sembuh-sembuh batuknya sudah beberapa minggu. Mau ngungsi juga ke mana, semua daerah hampir sama kondisinya,” tulis akun @hilmiahmiaa.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pada 24 Agustus 2026 terpantau 180 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan medium-high di Kalimantan Selatan.
Dari jumlah tersebut, 15 titik atau 8,33 persen berada di dalam area Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Sementara 165 titik lainnya atau 91,67 persen berada di luar area PBPH.
Pemerintah bersama relawan hingga kini masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah lokasi.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api baru, terutama di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. ***
Artikel Terkait
Pendaki 16 Tahun Tewas Terjatuh di Puncak Sejati Gunung Sumbing
Anak Perempuan 9 Tahun Diserang Pitbull di Bandung, Alami Luka Gigitan di Kepala
Petugas Damkar Tegur Warga yang Bakar Ban Dekat Permukiman di Balikpapan
Balita 2 Tahun Meninggal Dunia di Pengungsian Gempa NTT, Diduga Terpapar Suhu Dingin
Pengemudi Outlander Jadi Tersangka Usai Tabrak Dua Kendaraan hingga Tewaskan Warga di Surabaya
Pelindo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sungai Duri