Promedia Group Gelar Webinar Kupas Strategi Konten Digital dan Cara Tingkatkan Engagement

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:05 WIB
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group.  (Dok. Promedia)
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group. (Dok. Promedia)

Sementara itu, Facebook memiliki karakter berbeda karena didominasi pengguna dari kelompok usia yang lebih matang, banyak dihuni komunitas, serta lebih cocok untuk konten bergaya storytelling maupun penyematan tautan.

Agil menilai kreator memang dapat mendistribusikan konten ke berbagai platform. Namun, strategi tersebut membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar.

"Fokus pada satu platform itu lebih simpel dan tidak membuat capek. Tapi di sisi lain, ada kesempatan di platform lain yang ditinggalkan. Sedangkan jika mencoba banyak platform, lebih banyak makan tenaga dan waktu karena harus memikirkan ulang tipe kontennya," jelasnya.

Ia menyarankan setiap kreator memulai proses produksi dengan melakukan riset topik dan menyusun kerangka konten.

Artikel panjang dapat dipublikasikan di website atau blog pribadi, sementara versi ringkasnya dapat diadaptasi menjadi utas di X dan Threads, infografis di Instagram, video pendek di TikTok, maupun YouTube Shorts.

Selain membahas media sosial, webinar juga mengulas peran website dalam ekosistem digital.

Menurut Agil, pengunjung website umumnya datang dengan tujuan mencari informasi tertentu sehingga konten yang disajikan dapat berupa artikel evergreen, isu yang sedang tren, maupun breaking news.

Berbeda dengan media sosial yang perputaran kontennya sangat cepat, artikel di website memiliki umur yang lebih panjang dan tetap dapat ditemukan melalui mesin pencari.

"Kontennya tetap aktif ditemukan oleh audiens yang tepat saat mereka membutuhkan. Website juga memberikan kepemilikan penuh atas identitas brand, sedangkan media sosial lebih rentan terkena shadow ban dan umur kontennya relatif lebih pendek," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Promedia Group juga mengumumkan penyelenggaraan Bootcamp Jurnalistik Digital bertajuk "Next-Gen Journalist: Navigasi Ekosistem Digital dan Etika Konten Modern".

Pelatihan akan berlangsung dalam enam sesi pada 20-31 Juli 2026.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui tautan berikut:

https://go.promediateknologi.id/DaftarBootcamp. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X