Dengan asumsi tersebut, pemerintah memperkirakan potensi penghematan pembelian LPG mencapai sekitar Rp14,2 triliun per tahun, sedangkan penghematan dari pembelian minyak goreng diproyeksikan sekitar Rp18,82 triliun per tahun.
Total penghematan yang diperkirakan dapat dinikmati masyarakat mencapai sekitar Rp33 triliun setiap tahun.
Baca Juga: Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka, CCTV hingga Saksi Diperiksa
Di sisi lain, Qodari juga menyebut program Kopdes Merah Putih berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.
Pemerintah menargetkan pembangunan 80.000 unit KDKMP hingga 2029 dengan perkiraan penyerapan lebih dari 1,4 juta tenaga kerja.
Setiap unit koperasi direncanakan dikelola oleh satu manajer hasil rekrutmen nasional serta sekitar 17 tenaga kerja lokal yang diprioritaskan berasal dari desa setempat.
Qodari mengatakan pemerintah akan terus menyampaikan perkembangan program secara terbuka dan berbasis data agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. ***
Artikel Terkait
Bikin Kaget! Bappenas Sebut Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi Sudah Maju Banget
MUI Desak Pemerintah Buka Koperasi Merah Putih Versi Syariah
Lapangan Bola Disulap Jadi Koperasi Merah Putih, Picu Amarah Warga Pati
Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Diresmikan Tahun Ini
Kemhan Hentikan Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih, Latihan Menembak Dihapus
Qodari Minta Publik Bersabar, Tegaskan Kopdes Merah Putih Masih Dalam Tahap Pengembangan