"Maka dalam satu tahun sebenarnya masyarakat dapat menghemat sekitar Rp33 triliun. Bagi keluarga yang setiap hari menghitung pengeluaran dengan cermat, itu adalah penghematan yang berarti, dan angka itu bukan sekadar kalkulasi di atas kertas, bukan cuma omon-omon," ujarnya.
Selain manfaat ekonomi, Qodari menyebut pengembangan KDKMP juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Ia menjelaskan setiap gerai KDKMP akan dikelola oleh satu manajer hasil rekrutmen nasional serta 17 pekerja lokal yang diprioritaskan berasal dari desa setempat.
Dengan target pembangunan 80.000 unit KDKMP hingga 2029, program tersebut diperkirakan berpotensi menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja.
"Setiap gerai KDKMP melibatkan satu manajer yang telah mengikuti rekrutmen nasional, serta 17 pekerja lokal yang seluruhnya diprioritaskan berasal dari desa setempat," katanya.
Qodari berharap masyarakat memberikan waktu agar seluruh tahapan pengembangan KDKMP dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal. ***
Artikel Terkait
Modus Pinjam Buat Soal, Guru SMA di Jakarta Diduga Gadai Laptop Siswa
Josepha Alexandra cs Tiba di Jakarta usai Viral di LCC Kalbar, Dijadwalkan Bertemu Ketua MPR
Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC 2026, Gubernur Kalbar Bangga Pontianak Jadi Tuan Rumah
Kedubes Amerika Serikat Jakarta dan Amcor Untan Bekali Anak Muda Pontianak Keterampilan Mobile Journalism
Viral BMW i5 Dikejar dan Dirusak Massa usai Diduga Terlibat Kecelakaan di Jakarta Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kedubes AS Dukung Peluncuran 'Koleksi Jakarta' Platform Digital untuk Akses Ribuan Koleksi Museum