“Hasil rapat terakhir dengan tim investigasi memutuskan portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup sementara. Titik-titik fiktif yang sudah teridentifikasi akan dihapus terlebih dahulu sebelum program dilanjutkan,” jelas Ammy.
Meski ditemukan dugaan titik SPPG fiktif, Ammy menegaskan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cilacap tidak akan dihentikan.
Menurutnya, pemerintah hanya melakukan pembenahan administrasi dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Program MBG tidak akan dihentikan di Kabupaten Cilacap. Yang perlu dilakukan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Cilacap, Selasa (23/6/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah ingin memastikan program tersebut dapat berjalan tertib dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ingin pelaksanaan MBG di Cilacap sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat agar manfaatnya sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Kemenkes Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Pasca Kasus Keracunan
Program Makan Bergizi Gratis Diperbaiki Usai Kasus Keracunan, Pemerintah Tegaskan Keselamatan Anak Prioritas Utama
Presiden Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Dorong Lapangan Kerja Lewat Program Makan Bergizi Gratis
Menkeu Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Ungkap Data Serapan Sebenarnya
Kemenkes: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Selesaikan 50 Persen Masalah Kesehatan Nasional
Skandal Lama Terulang? Dugaan SNI Palsu Kembali Bayangi Program Makan Bergizi Gratis