“Purbaya berhasil memancing perhatian publik. Jadi, bangsa ini seharusnya berterima kasih ada gaya ceplas-ceplos tapi serius seperti dia,” tegas Syahganda.
Menanggapi berbagai kritik, Purbaya sebelumnya menyebut bahwa gaya komunikasinya yang lugas justru meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Agustus, September kemarin sempat turun ke titik terendah karena banyak demo. Setelah kita ambil kebijakan yang mungkin dianggap drastis, agak ceplas-ceplos, justru sentimen masyarakat ke pemerintah naik lagi,” kata Purbaya di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Menurut data survei internal Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), indeks kepercayaan publik terhadap pemerintah kini kembali stabil.
“Sekarang sudah sama lagi, stabil. Jadi, stabilitas pemerintah amat baik di mata masyarakat, kecuali di mata orang itu ya,” ujar mantan Ketua Dewan Komisioner LPS tersebut.
Ia menambahkan, gaya komunikasinya bukan tanpa arah, melainkan bagian dari strategi memperbaiki persepsi publik sesuai arahan presiden.
“Sepertinya saya koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat ke pemerintah. Itu juga atas perintah Bapak Presiden, jadi saya nggak gerak sendiri,” tandasnya. ***
Artikel Terkait
Fakta Baru! Tito Sebut Data Purbaya Ketinggalan Dua Bulan Soal Dana Pemda
Dana APBD Jabar Jadi Bola Panas, Purbaya dan Dedi Adu Argumen di Depan Publik
Purbaya Klaim Ekonomi Mulai Bergeliat, Meski Rp200 Triliun Sudah Tak Tersisa di Bank Himbara
Purbaya Guncang Internal Kemenkeu, Beberkan Aduan Suap, Selundupan, dan Etika Pegawai
Purbaya Bongkar Modus Balpres: Negara Rugi, Mafia Impor Panen Untung
Impor Balpres Akan Dihapus, Purbaya Yakin Industri Tekstil Lokal Bisa Bangkit