Ia bilang evaluasi anggaran tetap akan dilakukan berdasarkan data nyata di lapangan, bukan sekadar optimisme.
Baca Juga: Stella Christie Sebut MBG Bisa Bantu Anak Jago Matematika dan Bahasa Inggris, BGN Jelaskan Maksudnya
“Kita lihat sampai akhir Oktober, kalau nggak nyerap ya kita potong juga,” ujar Purbaya usai menghadiri HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Purbaya juga menanggapi santai komentar Luhut.
“Kalau Pak Luhut bilang serapan bagus, berarti dia sudah lihat datanya. Ya baguslah,” katanya.
Kementerian Keuangan sekarang lagi fokus memantau efektivitas pelaksanaan program MBG supaya tetap sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto — meningkatkan gizi masyarakat sambil memperkuat ekonomi daerah.
Purbaya menegaskan, rencana pemangkasan bukan berarti programnya dihentikan.
Tujuannya biar anggaran negara benar-benar dipakai buat hal yang berdampak nyata.
Baca Juga: Marak Siswa Keracunan MBG, Sufmi Dasco Minta BGN Turun Langsung Awasi Distribusi Makanan
Evaluasi serapan MBG bakal masuk agenda utama laporan belanja pemerintah di kuartal IV-2025.
Pemerintah juga sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah.
Dengan waktu tinggal sebulan menuju batas evaluasi, kementerian dan lembaga terkait diminta mempercepat pelaksanaan program di lapangan biar target gizi masyarakat dan dampak ekonominya tetap tercapai. ***
Artikel Terkait
Dapur SPPG Panakkukang 02 Makassar Ditutup, Ratusan Siswa Kehilangan Akses MBG, Ternyata Ini Penyebab Penutupan
Kasus Keracunan Massal Bandung Barat, Puluhan Dapur MBG Dinonaktifkan Sementara
Ketua Banggar DPR Usul Kantin Sekolah Jadi Dapur Program MBG
BGN Perketat Menu MBG, Larang Makanan Kemasan Pabrik dan Gandeng UMKM Lokal
Prabowo Pastikan Program MBG Berlanjut, Semua Dapur Wajib Pakai Sterilisasi dan Test Kit
Blunder Menu MBG Gunakan UPF, DPR Cecar BGN soal Kebijakan Tak Konsisten