Purbaya Siap Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis, Luhut: Jangan Gegabah!

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 6 Oktober 2025 | 08:51 WIB
Menkeu Purbaya menyatakan sikap bahwa akan tetap memangkas anggaran program MBG jika tak memenuhi target serapan hingga Oktober 2025.  (Dok. Kemenkeu)
Menkeu Purbaya menyatakan sikap bahwa akan tetap memangkas anggaran program MBG jika tak memenuhi target serapan hingga Oktober 2025. (Dok. Kemenkeu)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Mulai Tegas Soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kalau Penyerapannya Seret, Anggarannya Siap-Siap Dipotong!

Baca Juga: Program MBG Disorot Lagi! Kini, Jurnalis Alami Kekerasan saat Meliput di SPPG Pasar Rebo

Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Kalau Serapan Seret

Rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bikin publik ramai.

Menkeu yang baru menggantikan Sri Mulyani itu bilang, kalau sampai akhir Oktober 2025 serapan anggaran MBG masih seret, dana yang belum terpakai bakal ditarik kembali.

“Kalau di akhir Oktober kita bisa hitung dan antisipasi penyerapannya (anggaran MBG) cuma segitu, ya kita ambil juga uangnya,” kata Purbaya saat media briefing di Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

Pernyataan Purbaya langsung ditanggapi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut bilang, serapan anggaran MBG justru sudah lumayan bagus, jadi belum perlu dialihkan ke program lain.

Baca Juga: 24 Siswa Keracunan Usai Santap Ikan Hiu, BGN Siap Evaluasi Menu MBG

Menurutnya, penyerapan yang makin baik juga mulai terasa dampaknya di masyarakat, terutama buat pelaku usaha kecil.

“Penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik, jadi Menteri Keuangan nggak perlu ngambil-ngambil anggaran yang belum terserap,” kata Luhut saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Luhut menambahkan, keberhasilan program MBG nggak cuma soal penyerapan anggaran, tapi juga soal dampak ekonominya.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sudah menyerap sekitar 380 ribu tenaga kerja. Artinya, ekonomi di lapangan mulai bergerak,” ujarnya.

Meski begitu, Purbaya tetap kukuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X