PONTIANAKGLOBE -- PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjalin kesepakatan kelanjutan dari Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) pasokan listrik pabrik Feronikel Halmahera Timur.
Dari tindak lanjut itu, penyalaan pembangkit listrik tahap pertama sebesar 15 megawatts (MW) telah dimulai pada bulan Desember 2022 dan pada tahap kedua data total 75 Megawatt pada kuartal I/2023.
Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, Dolok Robert Silaban mengatakan hubungan kerjasama dengan PLN merupakan implementasi PJBTL dapat terlaksana secara optimal guna mempercepat penyelesaian fase pembangunan pabrik Feronikel Haltim sehingga pabrik itu dapat mulai beroperasi pada semester kedua/2023.
"Kerjasama itu untuk implementasi inisiatif strategis pengembangan berbasis hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah komoditas produk tambang serta memperkuat bisnis inti perusahaan," kata Dolok Robert dari siaran pers ANTAM dikutip Pontianak Globe, Rabu (4 Januari 2022).
Dia menjelaskan dari awal konstruksi hingga periode November 2022 untuk membangun pabrik berkapasitas 13.500 ton itu sudah mencapai 98%.
"Nantinya Pabrik Feronikel Haltim akan menambah portfolio total kapasitas produksi terpasang feronikel tahunan ANTAM menjadi 40.500 TNi," kata Dolok.
Artikel Terkait
ANTAM Cetak Emas Batang Motif Batik, Kolektor Wajib Simpan Nih
Indonesia Tak Mundur Selangkah. Presiden Perintahkan Hilirisasi Nikel Meski Kalah di WTO
VinFast Ekspor Mobil Listrik ke AS, Fadli Zon Bilang Vietnam Lebih Maju Melesat
Lagi, Danone Indonesia Terima Proper Emas Kelima Kali untuk Pabrik Aqua Mambal. Begini Kata Wapres Ma’ruf Amin