PONTIANAKGLOBE -- Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang fokus tiga program hilirisasi komoditas agar industri manufaktur dalam negeri supaya tetap konsisten ke depan sebagai penyumbang ekonomi nasional.
Adapun ketiga kelompok komoditas tersebut yakni, industri berbasis agro seperti oleokimia, industri berbasis bahan tambang mienral seperti industri smelter mineral dan logam dan industri berbasis migas dan batubara seperti proyek coal to methanol.
"Pemerintah bertekad menjadi global key player untuk industri hilirisasi berbasis komoditas dengan fokus pada tiga kelompok industri," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikutip Pontianak Globe, Senin (6 Februari 2023).
Dia menjelaskan ada tiga strategi untuk pengembangan industri manufaktur yang sudah pemerintah rancang yakni jangka pendek melalui kebijakan memperkuat konsumsi domestik dipacu dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri.
Jangka menengah dan panjang, kata Agus, pemerintah melanjutkan transformasi ekonomi untuk meningkatkan daya saing dan investasi di sektor industri termasuk menyiapkan industri yang kompeten.
Di sisi lain, Indonesia saat ini sedang gencar memperkuat industri otomotir dengan membuka karpet merah korporasi memperluas kapasitas produksinya.
Seperti baru-baru ini PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sedang menambah investasi bentuk pabrik baru dengan nilai investasi sebesar Rp2,9 triiun untuk memproduksi 140.000 unit kendaraan per tahun.
Sebagai informasi selama 2022, ADM mengekspor 473.000 unit kendaraan yang setara 30% total ekspor otomotif berbasis di Indonesia dan menyebar ke-80 negara.