PONTIANAKGLOBE -- Kondisi di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) sempat memanas setelah terjadi pertikaian antar dua kelompok karyawan perusahaan nikel tersebut.
Video yang beredar luas dan viral memperlihatkan aksi membakar sejumlah aset perusahaan. Ada sejumlah dump truck, dan kendaraan roda dua terbakar, kendaraan crane dan loader.
Sementara yang mengejutkan dua pekerja setempat dan satu pekerja asing (TKA) tewas akibat kerusuhan yang berlangsung pada Sabtu (14 Januari 2022) malam tersebut.
Selain itu, sejumlah pekerja mengalami luka berat dan ringan dalam bentrokan tersebut yang bermula dari aksi mogok kerja menuntut hak para karyawan.
Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng dalam konferensi persnya mengatakan kronologi kejadian bermula saat aksi mogok dari sejumlah pekerja. Mereka membawa sebanyak 8 tuntutan ke perusahaan.
Ada sebanyak 500 massa pada Sabtu (14 Januari 2023) menuju PT GNI dan mulai melempari pos masuk ke perusahaan. Tidak berselang lama menjelang pukul 9 malam, sudah terjadi kerusakan dan pembakaran aset-aset perusahaan.
Pihak kepolisian bersama TNI berhasil melerai dan membubarkan para karyawan yang bertikai pada Minggu (15 Januari 2023) dinihari. Hingga saat ini situasi di GNI sudah mulai kondusif.
Artikel Terkait
Timeline: Kerusuhan Besar di Stadion Sepak Bola Selama 40 Tahun Terakhir Menelan Banyak Korban Termasuk Malang
Indonesia Tak Mundur Selangkah. Presiden Perintahkan Hilirisasi Nikel Meski Kalah di WTO