bisnis-market

Kisah Sukses Desi, dari Karyawan Minimarket hingga Pemilik Toko Kelontong Berkat AgenBRILink

Jumat, 11 Oktober 2024 | 15:13 WIB
Desi, seorang perempuan tangguh dari Desa Honggobayan, Kartasura, membuktikan bahwa ketekunan dan semangat yang konsisten dapat mengubah hidup. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, KARTASURA -- Desi, seorang perempuan tangguh dari Desa Honggobayan, Kartasura, membuktikan bahwa ketekunan dan semangat yang konsisten dapat mengubah hidup.

Bermula dari pengalamannya sebagai karyawan minimarket, Desi kini berhasil mengembangkan toko kelontong yang sukses, berkat kemitraan dengan AgenBRILink dan dukungan program kelompok Mekaar.

Baca Juga: BRI Imbau Nasabah Menjaga Kerahasian Data Transaksi dan Berhati-hati Terhadap Beragam Modus Penipuan

Desi memulai karier sebagai karyawan di salah satu retail besar selama delapan tahun sejak 2008, kemudian bekerja di sebuah toko buku hingga 2015.

Setelah menikah, ia sempat berhenti bekerja. Namun, ketika anaknya mulai besar, Desi merasa perlu kembali berkarier.

"Saat anak saya sudah cukup besar, saya mulai mencari peluang dan akhirnya memutuskan membuka toko kelontong di lingkungan saya yang mayoritas dihuni oleh para penghuni kos," katanya.

Baca Juga: Cara Mudah Tarik Uang Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI Online? Penting Saat ATM Hilang!

Untuk mewujudkan rencananya, Desi membutuhkan modal, dan BRI menjadi pilihan utamanya.

Berbekal pengalaman di bidang retail, ia mengajukan pinjaman ke BRI yang disetujui.

Meskipun menghadapi tantangan dalam berbisnis, semangatnya tidak pernah pudar.

Baca Juga: Cara Bayar BFI Lewat Brimo Online di HP. Tak Perlu Datang ke Kantor BFI, ATM atau Kantor Bank BRI

Selain mengelola toko kelontong, Desi juga memimpin kelompok Mekaar di desanya yang kini memiliki 15 anggota.

"Dulu hanya ada 10 anggota, tetapi sekarang sudah bertambah, dan beberapa anggota bahkan sudah lulus serta mandiri," jelas Desi.

Kemitraannya dengan AgenBRILink yang dimulai setahun lalu semakin memperkuat bisnisnya.

Meskipun memulai dengan modal terbatas, kini jumlah transaksinya terus meningkat.

Halaman:

Tags

Terkini