Dari sana, ia mulai sering berbagi pengalaman seputar manajemen dan sumber daya manusia.
Baca Juga: Rating 1,0 di IMDb! 'Merah Putih One for All' Jadi Film Animasi Indonesia Paling Dikritik
Tak disangka, ada teman yang meminta bantuannya sebagai konsultan bisnis.
Meski awalnya ragu karena merasa belum paham peran konsultan, Hegi tetap mencoba membantu. Hasilnya positif.
Klien merasa puas, rekomendasi dari mulut ke mulut pun membuat namanya dikenal sebagai konsultan bisnis di Malang.
Ia bahkan sempat menangani empat klien sekaligus.
Membangun Tim yang Solid
Meski karier konsultannya berkembang, tanggung jawab besar pada BestDough tetap menuntut perhatian.
Hegi pun menyadari, jika ingin kedua hal berjalan beriringan, ia harus membentuk tim manajemen yang mampu menavigasi bisnis, bukan sekadar menjalankan operasional.
Selama enam bulan penuh, ia fokus merekrut dan melatih tim yang solid.
Proses seleksi, pelatihan, hingga pembentukan budaya kerja ia jalani dengan serius.
Baca Juga: Gaji DPR Rp100 Juta, Bocah di Gowa Viral karena Pungut Sisa Konsumsi Pejabat Seusai HUT RI ke-80
“Tim ini bukan hanya pelaksana, tapi benar-benar memikirkan strategi bisnis,” tegasnya.
Perubahan pun mulai terlihat.
BestDough berjalan lebih terarah, strategi pemasaran membaik, penjualan meningkat, dan kualitas layanan semakin konsisten.
Artikel Terkait
Profil Ariel NOAH Ternyata Sempat Dilarang Bermusik oleh Keluarganya! Fakta Mengejutkan di Balik Perjalanan Karier Sang Mantan Luna Maya
Profil Sufmi Dasco, Tokoh Kunci Gerindra di Parlemen yang Membidani Rencana Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri
Firsta Yufi Amarta Raih Gelar Puteri Indonesia 2025, Begini Profil-nya
Habemus Papam! Kardinal Robert Prevost Terpilih sebagai Paus Leo XIV, Begini Profil Lengkap-nya
Profil Shabrina Leanor: Bintang Baru Musik Indonesia, Juara Indonesian Idol 2025
Profil Dionisius Deodemus, Penyanyi Otodidak Pelestari Kesenian Dayak