Prabowo Luncurkan Bank Emas, Target Ciptakan 1,8 Juta Lapangan Kerja Baru

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 28 Februari 2025 | 13:39 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan layanan Bank Emas pertama di Indonesia pada Rabu (26/2) di The Gade Tower, Jakarta Pusat. Prabowo mengatakan keberadaan bank emas ini penting sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok. Pontianak Globe)
Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan layanan Bank Emas pertama di Indonesia pada Rabu (26/2) di The Gade Tower, Jakarta Pusat. Prabowo mengatakan keberadaan bank emas ini penting sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan layanan Bank Emas pertama di Indonesia pada Rabu, 26 Februari 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat.

Prabowo menyebut inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Sri Mulyani Jadi Pemateri di Retret Kepala Daerah, Tekankan Efisiensi dan Optimalisasi Anggaran

Bank Emas ini merupakan kolaborasi antara PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Prabowo menegaskan bahwa kehadiran Bank Emas berpotensi mendongkrak produk domestik bruto (PDB) hingga Rp 245 triliun serta menciptakan 1,8 juta lapangan kerja baru.

"Kita harapkan ini akan meningkatkan PDB kita hingga Rp 245 triliun dan membuka 1,8 juta lapangan kerja baru," ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia menambahkan, dengan adanya Bank Emas, proses pengolahan emas dari hulu ke hilir dapat dioptimalkan di dalam negeri.

Selain itu, layanan ini diharapkan mampu menghemat devisa negara serta berfungsi sebagai instrumen pengendalian stabilitas moneter melalui likuiditas emas.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa produksi emas di Indonesia telah meningkat dari 100 ton menjadi 160 ton per tahun.

Baca Juga: Kapolri Ajak Band Sukatani Jadi Duta Polri, Begini Kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Oleh karena itu, ia menilai sudah saatnya ekosistem pengelolaan emas diperbaiki agar cadangan emas nasional dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Kita harapkan ini akan mempercepat pertumbuhan tabungan emas dan meningkatkan cadangan emas nasional," katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti posisi strategis Indonesia yang saat ini menempati peringkat keenam dunia dalam hal cadangan emas. Dengan adanya Bank Emas, untuk pertama kalinya Indonesia memiliki sistem pengelolaan emas yang lebih terstruktur.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan hari ini," ucapnya.

Layanan Bank Emas ini lahir dari dasar hukum Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X