“Awalnya hanya menitipkan produk ke warung tetangga. Kini, saya sudah mulai menjual di swalayan dan tempat oleh-oleh. Program ini menambah wawasan saya tentang pengelolaan usaha,” ungkapnya.
Baca Juga: Peningkatan Skor ESG, BRI Mantapkan Diri sebagai Pemimpin Keuangan Berkelanjutan di Indonesia
Senada dengan Rosidah, Siti Saniyah (31), eks PMI yang pernah bekerja di Yordania dan Dubai, juga merasakan dampak positif dari program ini.
Ia yang kini menjual ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menyebut bahwa pelatihan ini memberinya motivasi dan keterampilan baru.
“Program ini membantu saya memahami cara menjalankan usaha dengan lebih baik. Semoga BRI terus mendukung kami agar usaha ini berkembang,” ujarnya.
Indramayu Punya Potensi Besar
Kabupaten Indramayu, berdasarkan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), menyumbang lebih dari 19 ribu eks PMI pada 2023.
Banyak dari mereka menghadapi tantangan seperti reintegrasi, pengangguran, dan akses modal.
Melalui program BRI Peduli, eks PMI diharapkan dapat menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada lapangan pekerjaan formal.
Program ini menunjukkan peran aktif BRI dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. ***
Artikel Terkait
BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah Jadi 2,90 Persen, 4 Strategi Diungkap Direktur Utama Sunarso
BRI Cetak Rekor Pembiayaan Hijau, Portofolio Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun
Kisah Sri Dewi, AgenBRILink di Kebun Sawit Aiknabara yang Membangun Ekonomi Desa dengan Layanan Keuangan
BRI Mendapatkan Pengakuan Internasional atas Dedikasinya pada Pemberdayaan Perempuan di Indonesia, Lembaga yang Berikan Apresiasi Tak Kaleng-kaleng
BRI Bertindak Tegas, Sudah Blokir 3.003 Rekening Terkait Judol
Investasi Syariah Aman dan Mudah, Begini Panduan Membeli Sukuk Tabungan ST013 Melalui BRImo