PONTIANAKGLOBE.COM -- Hari ini setiap tanggal 17 Oktober umat Katolik sedunia merayaan pesta bagi Santo Ignasius dari Antiokhia.
Santo Ignasius dari Antiokhia adalah seorang uskup dan juga martir.
Ignasius adalah murid Santo Yohanes, Rasul dan Penulis Injil.
Bagi Santo Yohanes, Ignasius adalah murid yang mengesankan. Ia pandai, saleh dan bijaksana.
Oleh karena itu ia kemudian diangkat menjadi Uskup Antiokhia.
Pada masa itu umat Kristen dikejar-kejar dan dianiaya oleh kaki tangan Kaisar Trajanus.
Ignasius sendiri tidak luput dari pengejaran dan penganiayaan itu.
Biasanya kepada mereka ditawarkan hanya dua kemungkinan: murtad atau mati.
Kalau mereka murtad dan menyangkal imannya, mereka akan selamat; kalau tidak, nyawanya akan melayang oleh pedang atau dibunuh dengan cara-cara lain.
Bersama Ignasius, banyak orang Kristen yang ditangkap, dihadapkan kepada kaisar yang datang ke kota itu.
Kaisar menanyai Ignasius: "Siapakah engkau, hai orang jahat yang tidak menaati titahku?"
Dengan tenang Ignasius menjawab: "Janganlah menyebut jahat orang yang membawa Tuhan dalam dirinya. Akulah Ignasius, pemimpin orang-orang yang sekarang berdiri di hadapanmu. Kami semua pengikut Kristus yang telah disalibkan bagi keselamatan umat manusia. Kristus itulah Tuhan kami dan Ia tetap tinggal dalam hati kami dan menyertai kami."
Jawaban tegas Ignasius itu menimbulkan amarah kaisar.