religi

Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-1): Ricard Wood, Merasakan Dorongan Lembut untuk Berlutut dan Berdoa

Kamis, 22 September 2022 | 21:22 WIB
Leo Sutrisno (Pontianak Globe)

Oleh: Leo Sutrisno

Richard Wood dibesarkan dalam lingkungan keluarga Yahudi simpatisan sayap kiri liberal. Ia lahir dan dibesarkan di perkampungan Yahudi, di Brooklyn.

Agama tidak mendapat tempat dalam kehidupan keluarganya. Mereka tidak berdoa dan membaca Taurat. Juga tidak merayakan hari sabat dan hari-hari besar Yahudi, kecuali hari Paskah.

Pada tahun pertama usia sekolah Richard bersekolah bagi anak-anak Yahudi yang dikelola Yahudi Ortodoks. Namun, di tahun kedua pindah ke sekolah milik para Yahudi reformis.

Di tahun ketiga, bersama orang, Richard pindah ke daerah pinggiran New York yang sepi. Perubahan lingkungan hidup ini membuat Richard menjadi pemalu dan tertutup. Hidupnya hanya di sekitar kamar dan rak buku. Perilakunya menjadi sangat ortodoks.

Tetapi, di usia remaja, karena pengaruh teman-teman sekolah, Richard menjadi hedonisme. Mabuk, obat, dan seks menjadi gaya hidupnya.

BACA JUGA: Meski Mampu Bobol Situs NASA, Putra Aji Adhari yang Dikaitkan dengan Hacker Bjorka Tak Ditangkap. Mengapa?

BACA JUGA: Daftar Pejabat yang Data Pribadinya Dibocorkan Bjorka, Puan Maharani hingga Anies Baswedan. Siapa Berikutnya?

Di usia dewasa, Richard kuliah di Universitas Miami, Oxford, Ohio. Di kampusnya pemuda Richard menikmati perdebatan-perdebatannya dengan kelompok Jesus Freak. Ia selalu ke luar sebagai pemenang.

Namun, kesenangannya itu tidak berumur lama. Richard tak berdaya berhadapan dengan Bob, si Kristen reborn. Ia pun berubah dari suka mengolok-olok kekristenan ke rasa ingin tahu.

Mulailah membaca banyak buku Kristen. Salah satu di antaranya adalah ‘The late great planet Earth’ (Hal Lindsey, 1972), tentang ramalan kedatangan Yesus yang kedua.

Muncullah berbagai pertanyaan dalam pikiran Richard. Termasuk, kemungkinan akan mengadili dirinya.

BACA JUGA: Sedih Banget! Seorang Pria Malaysia Kehilangan Teman dan Pacar saat Jatuh Miskin. Dulu Rekeningnya 657 Juta

BACA JUGA: Punggawa Manchester City Mirip Pirlo, Kalvin Phillips Diragukan Bela Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar

Dalam suasana gundah, ia merasa mendengar bisikan ‘Zakharia 14’. Kaget, terkejut, setengah tidak percaya. Ia tidak pernah membuka Alkitab.

Halaman:

Tags

Terkini