Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-1): Ricard Wood, Merasakan Dorongan Lembut untuk Berlutut dan Berdoa

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 22 September 2022 | 21:22 WIB
Leo Sutrisno (Pontianak Globe)
Leo Sutrisno (Pontianak Globe)

Ia merasa diminta membuka bagian awal Mikha 7:9.

“Aku akan memikul kemarahan Tuhan, sebab aku telah berdosa kepada-Nya, sampai Ia memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku”.

BACA JUGA: Benarkah Reza Arap Selingkuh ? Nama Rossa Disebut Netizen, Wendy Walters Curhat ke Sahabat

BACA JUGA: Livy Renata Dilarikan ke UGD Seusai Santap Makanan Kaki Lima Tutut, Gak Nyangka Perutku Lebai Banget

Dalam suatu misa di kapel, Richard merasakan dorongan lembut untuk berlutut dan berdoa. Tak kuasa menolak, Richard pun berlutut dan derdoa.

Kejadian lain berlangsung ketika Richard sedang berjalan-jalan di taman. Dalam ketenangan taman biara di malam hari itu, ia mendengar bisikan-Nya, “Santailah dan biarkanlah Aku menyembuhkanmu”.

Sepulang dari retret, Richard membuang ke luar apartemen semua barang kenikmatannya.

Langkah kaki yang pertama, pulang ke Roma, dimulai. Berbagai kelokkan menuju sejumlah dedominasi disusuri. Namun, hati Richard tetap kering-kerontang. Doktrin-doktrin Katolik diujinya, satu persatu.

Akhinrnya, di malam Paskah 1980, Ricard Wood menerima baptisan Katolik di gereja Maria Guadalope, New Jersey.

Di dalam kisahnya menjadi Katolik, Richard Wood menyatakan bahwa gambaran yang sempurna tentang dirinya tertulis dalam Roma 7:18-19, 21-23.

Tetapi, mengapa Yesus mencari dirinya? Karena, katanya, berhadapan dengan kasih dan kesabaran Allah itu, ia tak kuasa dan menanggapinya.

Richard Wood berucap, “Syukur kepada Allah! Aku diselamatkan oleh Yesus, Tuhan kita”, Rm 7:24-25. Baginya, Rome, memang, sweet home.

Si musyafir telah pulang ke rumah.


Pakem Tegal, 12 Juni 2022
Sumber: “Catholic-the best way to Christ”. Louis Sudirman, Edt, Fidei Press, Jakarta, 2010.

 
* Penulis adalah pensiunan dosen di FKIP Untan. Menyelesaikan program doktor di Monash University, Australia. Penerima Colombo Plant Scholarship.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Catholic-the best way to Christ

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X