PONTIANAKGLOBE.COM - Ternyata Indonesia juga memiliki hacker-hacker yang punya kemampuan mumpuni dan diperhitungkan.
Satu di antara hacker tersebut adalah Putra Aji Adhari, yang kini berusia 18 tahun.
Putra Aji Adhari bahkan pernah menjebol situs NASA pada 2019 silam, yaitu Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat.
Banyak kalangan membandingkan, siapa lebih jago antara hacker Bjorka atau Putra Aji Adhari.
Lantas, muncul tanda tanya, saat berhasil membobol situs NASA, mengapa Putra Aji Adhari tak ditangkap polisi atau interpol?
Dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang tayang pada Senin, 19 September 2022, Putra Aji Adhari menjelaskan perbedaan posisi dirinya dengan Bjorka.
Putra Aji Adhari mengatakan alasan dirinya tidak ditahan setelah berhasil meretas situs NASA karena, apa yang dilakukannya adalah tindakan legal.
Menurut Putra Aji Adhari, NASA memang ada programnya, yaitu program bug bounty.
“Itu semacam sayembara. Klau bug hunter menemukan celah di NASA, bakal report ke NASA, dan NASA akan memvalidasi temuannya, jadi legal," sambung Putra Aji Adhari.
Ia mengatakan, tujuannya untuk mengecek pertanahan dari satu situs atau sistem, apakah mudah diretas atau tidak.
“Jadi tujuan NASA untuk cek pertahanan situs atau ssstem mereka. Apakah situs atau sistem mereka bisa aman dari serangan hacker gitu,” kata Putra Aji Adhari.
Dikaitkan dengan Hacker Bjorka