PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Banyak orang membeli TV baru hanya karena tertarik dengan promo besar atau layar yang terlihat keren.
Namun, setelah beberapa waktu dipakai, rasa kecewa kerap muncul.
Baca Juga: Kelihatan Sama, Ternyata Beda! Inilah Perbedaan Smart TV, Android TV, dan Google TV
Alasannya? Aplikasi favorit tidak tersedia, sistem jarang diperbarui, performa makin lemot, atau fitur andalan ternyata tidak ada.
Masalah ini umumnya terjadi karena sejak awal pembeli tidak memahami jenis TV yang dipilih.
Sekilas, Smart TV, Android TV, dan Google TV memang terlihat serupa karena sama-sama bisa terkoneksi internet dan memutar layanan streaming.
Padahal, perbedaan sistem operasi, fitur, hingga pengalaman pengguna bisa sangat memengaruhi kenyamanan menonton.
Baca Juga: PT Topindo Niaga Nusantara Raih Penghargaan dari Pemprov Kalbar
1. Smart TV
Smart TV dibuat agar pengguna bisa langsung mengakses layanan streaming populer seperti Netflix atau YouTube tanpa perangkat tambahan.
-
Aplikasi: Umumnya sudah dibekali aplikasi bawaan dan toko aplikasi buatan produsen.
-
Sistem Operasi: Menggunakan OS masing-masing pabrikan, seperti Tizen (Samsung) atau WebOS (LG).
-
Konektivitas: Mendukung Wi-Fi, sebagian model juga punya Bluetooth.
-
Kelebihan: Mudah dipakai, ringan, hemat daya.
-
Kekurangan: Pilihan aplikasi terbatas, pembaruan aplikasi sering tidak konsisten.
Artikel Terkait
Marshel Widianto Menceritakan Pengalamannya Setelah Dibanned dari Stasiun TV: Sepi Job dan Frustrasi
Diboikot Stasiun TV, Marshel Widianto Merasa Menjadi Momen Untuk Dirinya Introspeksi
Sinopsis Film Blacklight, Film Aksi Liam Neeson di Bioskop Trans TV 29 Desember 2023
Huawei Hadirkan TV Pintar Vision Smart Screen 4 SE dengan Layar 4K, Kamera AI, dan Harga Terjangkau
Presenter Kompas TV Ni Luh Puspa Hadir di Pembekalan Calon Wakil Menteri
Xiaomi TV A Pro 2026 Hadir di Indonesia, Desain Premium, Teknologi Pintar, Harga Terjangkau