religi

Mengapa Semana Santa Larantuka Bertahan Berabad-abad? Ini Peran Besar Kaum Awam

Senin, 24 Maret 2025 | 08:10 WIB
Sekretaris Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), RD Fransiskus Emanuel da Santo (tengah) saat berdiskusi dengan pemerhati sejarah dan budaya Larantuka, Fransiskus Roi Lewar (kanan), dipandu oleh Raldy Doi (kiri). (Dok. Pontianak Globe)

Ada pula tangan kayu yang disebut Tangan Diabo (Tangan Setan), yang melambangkan tangan para prajurit Romawi yang menganiaya Yesus.

Baca Juga: Paus Fransiskus Ajak Umat Katolik Hidupi 2 Sikap Dasar sebagai Murid Yesus

Karena itu, RD Fransiskus Emanuel da Santo mengajak para peziarah dan umat Katolik di Larantuka untuk menjadikan seluruh rangkaian Semana Santa, dari awal hingga Minggu Paskah, sebagai momen pembaruan iman.

Tantangan Akomodasi bagi Peziarah

Dalam kesempatan yang sama, Romo Festo menyoroti persoalan akomodasi bagi para peziarah yang datang setiap tahun untuk mengikuti perayaan Semana Santa.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menghadapi kendala dalam menyediakan penginapan yang memadai bagi ribuan peziarah.

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar umat Katolik di Larantuka membuka rumah mereka bagi para peziarah sebagai bentuk keramahtamahan.

“Umat di Larantuka bisa menjadi tuan rumah yang baik. Peziarah dapat menginap di rumah umat, sekaligus menjalin persaudaraan baru. Inisiatif ini dapat dimulai oleh Paroki Katedral Larantuka dengan berkoordinasi bersama pengurus lingkungan, sehingga para peziarah dapat mendaftarkan diri untuk menginap di rumah umat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa selama menumpang di rumah umat, peziarah tidak perlu dikenakan tarif.

Baca Juga: Perayaan Hari Raya Santo Dominikus de Guzman di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Pontianak

Sebab, banyak dari mereka yang datang dengan intensi atau ujud doa tertentu dan tentu tidak akan menuntut pelayanan yang mewah.

Sementara itu, Raldy Doi, seorang tokoh penyiaran yang memoderatori diskusi, menjelaskan bahwa obrolan ini merupakan bagian dari rangkaian diskusi yang diselenggarakan oleh komunitas Larantuka Heritage.

Menurutnya, komunitas ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh dan akurat mengenai Semana Santa, baik bagi para peziarah maupun generasi penerus Larantuka.

“Dialog ini kami rekam dan tayangkan di kanal YouTube Larantuka Heritage agar dapat diakses dan dipahami oleh siapa saja,” pungkasnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini