Meski begitu, ia tetap dikenang sebagai raja yang membawa bangsanya ke arah baru: dari bangsa pengembara menjadi sebuah kerajaan yang beradab dan beriman.
Baca Juga: Shampoo Non-SLS, jadi Tren Perawatan Rambut untuk Kulit Sensitif dan Rambut Lembut
Stefanus wafat pada 15 Agustus 1038.
Empat puluh lima tahun kemudian, pada 1083, ia dikanonisasi oleh Paus Gregorius VII.
Hingga kini, 20 Agustus dirayakan sebagai Hari Santo Stefanus sekaligus hari nasional Hungaria.
Sosok Santo Stefanus adalah pengingat bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal kekuasaan, melainkan keberanian untuk menanamkan nilai yang menjadi fondasi bangsa.
Bagi Hungaria, warisan itu adalah iman dan persatuan. ***
Artikel Terkait
15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan
Perayaan Hari Raya Santo Dominikus de Guzman di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Pontianak
Kehidupan Ordo Dominikan dan Persaudaraan Imam Santo Dominikus
Pj Gubernur Kalbar Harisson Berikan Penghormatan Terakhir untuk Uskup Emeritus Keuskupan Agung Pontianak Mgr Hieronymus di Katedral Santo Yoseph
Santo Simon 'Si Zelot' dan Yudas Tadeus Jejak Dua Rasul Kristus di Persia yang Dirayakan Setiap 28 Oktober
Shalawat Badr dan Gendhing Kebo Giro Bergema di Pelataran Basilika Santo Petrus Vatikan, Begini Reaksi Paus Fransiskus