Harapan untuk Masa Depan
Di akhir homilinya, Pastor Pionius menyampaikan harapannya agar tips-tips yang diberikan dapat membantu umat, khususnya para pasangan, untuk semakin solid dan kuat dalam menghadapi godaan dan tantangan kehidupan perkawinan.
Ia berharap bahwa dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, perceraian tidak akan menjadi pilihan yang diambil dengan mudah ketika masalah datang.
Sebaliknya, ia mendorong umat untuk selalu mengingat janji pernikahan yang telah diucapkan di hadapan Allah dan untuk terus berkomitmen pada kesetiaan dan cinta yang abadi.
Melalui refleksi ini, Pastor Pionius mengajak kita semua untuk merenungkan kembali nilai-nilai perkawinan sebagai institusi ilahi yang suci dan tidak boleh diabaikan begitu saja.
Sebagaimana Tuhan telah mempersatukan Adam dan Hawa sejak awal penciptaan, demikian pula setiap pasangan suami istri dipanggil untuk menjaga dan merawat persekutuan mereka dengan penuh cinta, kesetiaan, dan komitmen hingga akhir hayat. [S]