Rosario untuk St Dominikus

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 14:51 WIB
St Dominikus Menerima Rosario dari Bunda Maria. IST (Pena Katolik)
St Dominikus Menerima Rosario dari Bunda Maria. IST (Pena Katolik)

PONTIANAKGLOBE.COM| Kamis, 08 Agustus 2024- Pada abad ke-11 hingga ke-13, doktrin sesat berkembang di Eropa.

Ajaran ini, yang disebut Albigensianisme. Ajaran sesat ini mengajarkan bahwa hanya hal spiritual yang baik, dan segala sesuatu yang bersifat materi adalah buruk.

Oleh karena itu, tubuh itu sendiri adalah jahat, dan jiwa setiap orang terpenjara di dalam tubuh jahat itu.

Satu-satunya cara agar seseorang dapat mengalami keselamatan adalah dengan dibebaskan dari belenggu dagingnya.

Pastor Dominikus de Guzman, seorang imam asal Spanyol, melakukan perjalanan ke Perancis untuk berkhotbah menentang ajaran sesat Albigensian.

Ia ingin melawan ajaran sesat ini dan mengajarkan kebenaran Injil. Namun, usahanya berbuah tak banyak, hanya sedikit orang yang berpindah agama.

Pada tahun 1208, dia pergi ke hutan dekat Toulouse untuk berdoa. Ia memohon kepada Tuhan agar diberikan apa yang dia butuhkan, untuk mengatasi ajaran sesat Albigensian.

Setelah tiga hari berdoa dan berpuasa, tiga malaikat muncul di langit bersama dengan bola api.

Namun, kehadiran malaukat itu hanya sebentar, mereka menghilang, di saat yang sama, Perawan Maria hadir dan berbicara kepada Pastor Dominikus.

Maria berpesan, Dominikus harus mengkhotbahkan Mazmurnya. Hanya dengan car aini, Dominikus akan berhasil dalam perjuangannya mengalahkan kaum Albigensian.

“Doakanlah mazmurku, maka kamu akan berhasil mengalahkan ajaran sesat itu,” begitu pesan Maria kepada Dominikus.

Mazmur Maria

Mazmur Maria yang “turun” kepada Dominikus ini adalah rangkaian 150 Doa Salam Maria yang dibagi kedalam beberapa kelompok. Di mana setiap 10 Doa Salam Maria, akan diselingi dengan satu Doa Bapa Kami. Pada saat mendaraskan do aini, tasbih digunakan sebagai pemandu.

Dalam pesannya, Maria menunjukkan “misteri” iman mana yang harus “dikhotbahkan” agar sesuai dengan doa Mazmur: yaitu kisah-kisah kehidupan Kristus, yang secara langsung bertentangan dengan ajaran sesat kaum Albigensian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

X