Pada tahun 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia dengan mengirimkan surat resmi ke Vatikan.
Baca Juga: Siap-siap! Ini Motor dan Mobil yang Tak Bisa Isi Pertalite Lagi Tahun 2024
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, mengonfirmasi bahwa Jokowi telah mengirimkan undangan tersebut, namun ia tidak dapat mengungkapkan isi surat tersebut karena bersifat rahasia.
Meskipun surat undangan dari Jokowi kepada Paus Fransiskus sempat beredar di media sosial, Faizasyah menegaskan bahwa undangan tersebut dikirim bersamaan dengan rencana Paus Fransiskus untuk melakukan kunjungan ke Asia Tenggara pada tahun 2020.
Pada tahun yang sama, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan.
Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan undangan dari Presiden Jokowi kepada Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo kepada Yang Mulia untuk datang berkunjung ke Indonesia," ujar Menag dalam keterangan tertulis dari Kemenag, pada Rabu, 8 Juni 2022.
Menag menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang mampu menjaga perdamaian antarumat beragama, dan ia ingin Paus Fransiskus melihat sendiri keberagaman yang ada di Indonesia. ***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Prihatin Meningkatnya Konflik dan Perang, Tawarkan Enam Jalan Menuju Perdamaian
Paus Mengingatkan Forum Ekonomi Davos: Pembangunan Memerlukan Kompas Moral
Trasfigurasi Tuhan! Paus Fransiskus menulis kata pengantar buku tentang St. Paulus VI, Paus “martir”
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Timor Leste, Pejabat Imigrasi Mengizinkan Umat Katolik dari NTT untuk Hadir
Terkait Rencana Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Sekretaris Eksekutif KWI: Kita Menunggu Pengumuman Resmi
Paus Fransiskus Merencanakan Kunjungan ke Indonesia Tahun Ini, Begini Kata Kemenlu, Catat Tanggalnya