Paus Fransiskus Merencanakan Kunjungan ke Indonesia Tahun Ini, Begini Kata Kemenlu, Catat Tanggalnya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 25 Maret 2024 | 19:30 WIB
Paus Fransiskus memberikan biretta merah kepada Kardinal baru Claudio Gugerotti dalam upacara konsistori yang mengangkat 21 uskup ke pangkat kardinal di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 30 September 2023.  (Pontianak Globe/Vatican News)
Paus Fransiskus memberikan biretta merah kepada Kardinal baru Claudio Gugerotti dalam upacara konsistori yang mengangkat 21 uskup ke pangkat kardinal di Lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 30 September 2023. (Pontianak Globe/Vatican News)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengonfirmasi bahwa Paus Fransiskus berencana untuk mengunjungi Indonesia dalam tahun ini.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa mereka sedang dalam proses penentuan tanggal kunjungan dan berharap agar Paus Fransiskus dapat datang dalam waktu dekat.

Baca Juga: Dalam Pesan Hari Perdamaian Sedunia, Paus Ingatkan Risiko Kecerdasan Buatan bagi Perdamaian

Menurut Iqbal, Paus Fransiskus sebenarnya memiliki rencana untuk mengunjungi Indonesia pada tahun 2020, namun kunjungannya dibatalkan karena adanya pandemi Covid-19.

Rincian tanggal dan waktu pasti kunjungan Paus tahun ini masih belum diketahui.

Kabar mengenai kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia telah ramai dibicarakan di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, Paus dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada tanggal 2-6 September 2024.

Ignatius Jonan, Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, disebut-sebut akan menjadi ketua panitia penyambutan kedatangan Paus ke Indonesia.

Sebelumnya, pada tahun 2022, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, melakukan perjalanan ke Vatikan.

Baca Juga: Pesan Paus Fransiskus kepada Kuria Romawi: Hanya Mereka yang Mencintai yang Bisa Maju

Dalam kunjungannya, ia bermaksud untuk mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia.

Yaqut menyatakan bahwa tujuan dari undangan tersebut adalah untuk menyambut umat Katolik di Indonesia.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mempromosikan toleransi di Indonesia, yang ditetapkan sebagai Tahun Toleransi pada tahun 2022.

Baca Juga: Duta Besar Indonesia Serahkan Surat Kepercayaan kepada Paus Fransiskus di Vatikan

Yaqut menegaskan bahwa Kementerian Agama berkomitmen untuk melayani umat dari semua agama tanpa diskriminasi, serta memperkuat toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X