Dalam Pesan Hari Perdamaian Sedunia, Paus Ingatkan Risiko Kecerdasan Buatan bagi Perdamaian

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 1 Januari 2024 | 16:27 WIB
Paus Fransiskus saat pimpin misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus (Sumber foto: The Catholic World Report)
Paus Fransiskus saat pimpin misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus (Sumber foto: The Catholic World Report)

PONTIANAKGLOBE.COM, VATIKAN -- Dalam pesannya pada Hari Perdamaian Sedunia ke-57, Paus Fransiskus merefleksikan dampak Kecerdasan Buatan atau AI terhadap perdamaian dunia.

Paus mendesak komunitas internasional mengadopsi perjanjian internasional yang mengikat yang mengatur pengembangan dan penggunaannya.

Paus Fransiskus mengatakan teknologi baru harus selalu diarahkan pada “mengejar perdamaian dan kebaikan bersama, demi kepentingan pembangunan integral individu dan komunitas.”

Baca Juga: 2024 Merupakan Tahun Naga Kayu, 6 Shio Ini Jadi Crazy Rich

Dalam pesan tahunannya untuk Hari Perdamaian Sedunia, Paus Fransiskus mendesak para pemimpin dunia memastikan bahwa kemajuan dalam pengembangan bentuk-bentuk kecerdasan buatan pada akhirnya akan bermanfaat bagi persaudaraan dan perdamaian umat manusia.

Pesan yang bertemakan 'Kecerdasan Buatan dan Perdamaian' itu dirilis Vatikan pada Kamis menjelang Hari Perdamaian Sedunia ke -57, yang jatuh pada 1 Januari 2024.

Di dalamnya, Paus Fransiskus menarik perhatian pada dimensi etika dari teknologi baru yang merevolusi umat manusia di semua bidang kehidupan.

Ia juga menyoroti ambivalensi yang melekat dalam setiap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di satu sisi, katanya, hal ini dapat mengarah pada perbaikan kemanusiaan dan transformasi dunia jika hal tersebut berkontribusi pada ketertiban yang lebih besar dalam masyarakat manusia dan persekutuan persaudaraan serta kebebasan yang lebih besar.

Baca Juga: Real Madrid Berniat Merekrut Kembali Bintang Muda Girona Seharga €8 Juta Musim Panas Mendatang

Di sisi lain, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang digital, memberikan banyak pilihan pada tangan manusia. Termasuk beberapa pilihan yang mungkin menimbulkan risiko bagi kelangsungan hidup kita dan membahayakan rumah kita bersama.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa tidak ada penelitian ilmiah dan inovasi teknologi yang netral.

“Sebagai aktivitas manusia sepenuhnya, arah yang diambil mencerminkan pilihan yang ditentukan oleh nilai-nilai pribadi, sosial, dan budaya pada zaman tertentu,” kata Paus Fransiskus.

Ia menambahkan, hal yang sama harus dikatakan mengenai hasil-hasil yang mereka hasilkan.

Baca Juga: Real Madrid Kembali Tawarkan Mbappe Kontrak Fantastis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Vatican News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X